Connect with us

Pemerintahan

Dana Darurat Kekeringan Masih Proses Pencairan, BPBD Terpaksa Ngutang SPBU Biayai Dropping Air

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar.com)–Belum cairnya dana tanggap darurat membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) cukup kelimpungan dalam menyalurkan bantuan air kepada ribuan warga Gunungkidul yang terdampak bencana kekeringan. Untuk menjamin operasi pendistribusian bantuan air tersebut tetap terlaksana, BPBD bahkan terpaksa meminjam BBM untuk operasional truk tangki pendistribusi air. Pembayaran nantinya akan dilakukan usai dana tanggap darurat cair.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Edy Basuki menjelaskan, lantaran anggaran belum diturunkan, sementara ini pihaknya memanfaatkan sisa dana dan meminjam BBM dari SPBU yang sudah bekerjasama dengan Pemkab. Sebab menurutnya, droping air saat ini masih harus tetap dilakukan. Hal ini lantaran masih sangat banyak warga yang membutuhkan air sedangkan sumber air sudah tak ada lagi.

Berita Terkait  Nama-nama Calon Pejabat Kepala Dinas Bocor, Putra Daerah Tersingkir

“Yang penting dropping dilakukan, pembayaran nanti jika sudah cair anggarannya,” ucap dia, Rabu (07/10/2018).

Kekeringan sendiri masih terjadi meski hujan yang mulai turun dengan intensitas ringan sejak tiga hari terakhir di Gunungkidul. Air dari hujan tersebut dianggap belum dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Terlebih dalam pemanfaataan untuk dikonsumsi.

“Perkiraan dari BMKG hujan baru akan turun di minggu ke 3 November. Jika saat ini hujan itu baru peralihan atau pancaroba,” kata dia.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Badingah memaparkan, meskipun saat ini sudah mulai turun hujan, pihaknya tetap akan mengelontorkan dana untuk tanggap darurat kekeringan. Namun demikian, pihaknya belum bisa menentukan nominal pasti jumlah dana yang akan digunakan.

Berita Terkait  Segera Disahkan Gubernur, Upah Minimal Pekerja Tembus Angka Rp 1,57 Juta Per Bulan

“Karena itu dananya tetap akan dikeluarkan, kan kasihan masyarakat nanti kalau kebutuhan (air) belum bisa terpenuhi,”ucap dia.

Ia menambahkan, saat ini pemerintah sedang memproses pencairan. Diharapkan minggu ini dana yang sangat diperlukan tersebut dapat dicairkan.

“Ini sedang kita proses. Tetapi droping tetap dilakukan jangan sampai tidak,” imbuh dia.

Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

unique visitors counter