Connect with us

Pemerintahan

Dana Desa 2021 untuk Gunungkidul Tembus Rp 144 Miliar

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kucuran dana desa yang akan diterima oleh pemerintah kalurahan pada tahun 2021 mendatang akan mengalami kenaikan 100 juta sampai dengan 200 juta per kalurahan. Hal ini dikarenakan adanya kenaikan transfer dana desa dari pemerintah pusat.

Sebagaimana sebelumnya, tahun 2020 pemerintah pusat memberikan jatah dana desa untuk Gunungkidul sebesar Rp 142 miliar, kemudian tahun 2021 mendatang ada kenaikan sebesar 2 miliar sehingga dana desa yang diterima menjadi 144,6 miliar rupiah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul Sudjoko, melalui Kabid Pemberdayaan Masyarakat Subiyantoro mengungkapkan, setiap tahunnya anggaran dana desa yang diterima oleh pemerintah mengalami kenaikan. Tahun 2021 mendatang berdasarkan pagu indikatif sementara anggaran yang akan diterima sebesar Rp 144 miliar, nantinya dalam pembagian disesuaikan dengan kriteria yang ada dalam peraturan.

Berita Lainnya  Bendungan Dibangun, Pemdes Playen Akan Segera Kembangkan Sentra Penanaman Bawang Putih

“Karena anggarannya naik nanti per kalurahan juga ada kenaikan disesuaikan dengan jumlah penduduk, wilayah dan kondisi lain,” kata Subiyantoro, Jumat (23/10/2020).

Untuk pembagian dana desa masih sama dengan tahun 2020, pemerintah kabupaten harus memperhatikan alokasi dasar, alokasi afirmasi, alokasi kinerja, dan alokasi formula.Subiyantoro mengungkapkan, alokasi afirmasi merupakan dana tambahan untuk kalurahan yang masuk dalam kategori tertinggal.

“Kalau yang afirmasi kita sudah tidak ada. Kalurahan di Gunungkidul sudah berkembang semua, anggaran tahun 2020 memang masih ada tapi dengan adanya berbagai program yang direalisasikan oleh pemerintah kalurahan tersebut sudah tidak tertinggal lagi,” imbuhnya.

Saat ini, pemerintah kabupaten sedang melakukan penyusunan peraturan bupati untuk penggunaan dana desa tersebut. Dalam aturan yang berlaku, ada tiga sasaran besar pemanfaatan dana desa yaitu Bantuan Langsung Tunai, BUMDes, Pemberdayaan sumber daya masyarakat yang didalamnya juga memperhatikan permasalahan stunting.

Berita Lainnya  Pengadaan Tahap Terakhir, 7 Desa Ini Akhirnya Dapat Perangkat Gamelan

“Untuk yang utama adalah pemberian BLT ini, untuk fisik tentu menyesuaikan. BLT informasinya kembali diperpanjang, meski begitu kami belum bisa memastikan karena masih menunggu PMK,” jelasnya.

Lurah Pacarejo, Kapanewon Semanu, Suhadi mengungkapkan pihaknya telah Rencana Kerja Pemerintah Kalurahan. Termasuk dengan penggunaan dana desa nantinya, adapun jika mengacu pada kondisi normal pihaknya dalam pemanfaatan dana desa masih memfokuskan pada pembangunan fisik.

Seperti misalnya pembangunan talud, jalan desa, jalan usaha tani, dan beberapa infrastruktur yang menunjang aktivitas warganya. Mengingat masih banyak infrastruktur yang membutuhkan perhatian, kemudian diimbangi dengan pemberdayaan masyarakat.

“Tapi kita juga jaga-jaga jika masih mengacu pada pandemi tentu kita mengikuti alur dan aturan. Kita juga sudah siapkan skema penanganan covid, mulai dari kegiatan-kegiatan penanganan dan penanggulangan maupun pemanfaatan dana desa untuk BLT,” papar Suhadi.

Berita Lainnya  Upaya Kendalikan Covid-19 di Gunungkidul, Bus AKAP Wajib Turunkan Penumpang di Terminal

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis4 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler