fbpx
Connect with us

Sosial

Dandim Kendari Dicopot Akibat Unggahan Medsos Istri, Dandim 0730 Gunungkidul Wanti-wanti Prajurit dan Keluarganya

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Pencopotan Dandim Kendari, Kolonel Hendi Suhendi dari jabatannya akibat postingan sang istri di media sosial saat ini menjadi perhatian publik. Sebagaimana diketahui, istri dari mantan Dandim Kendari tersebut mengunggah unggahan nyinyir terkait kejadian penusukan yang dialami oleh Menkopolhukam, Wiranto di Banten beberapa waktu lalu. Selain Dandim Kendari, didapatkan informasi pula perihal adanya 2 prajurit lainnya yang dijatuhi sanksi oleh kesatuannya lantaran ulah istrinya.

Pasca kejadian tersebut, Komandan Kodim 0730 Gunungkidul langsung memberikan arahan kepada para anggota. Harapannya, kasus serupa tidak terulang lagi dan dilakukan oleh keluarga besar Kodim 0730 Gunungkidul.

Komandan Kodim 0730 Gunungkidul, Letkol Inf Noppy Armyanto menyatakan pihaknya telah memberikan arahan kepada seluruh anggota Kodim 0730 Gunungkidul terkait kedisiplinan kemiliteran. Arahan sendiri disampaikan langsung kepada para anggota termasuk diantaranya perihal penggunaan media sosial. Instruksi ini tak hanya diarahkan kepada para prajurit, namun juga kepada keluarganya.

“Kita berikan arahan dan himbauan kepada anggota dan keluarganya agar bijak dalam bermedsos,” ucap dia, Sabtu (12/10/2019).

Hal itu dilakukannya lantaran tidak ada hal serupa terjadi menimpa anggota maupun dirinya sendiri. Sebab menurutnya, selama ini budaya kedisiplinan untuk anggota sudah tertanam dan dirinya mempunyai tanggung jawab untuk mengingatkan hal tersebut.

Berita Lainnya  Habiskan Biaya Tinggi, Mayoritas Pengusaha Makanan Tak Mampu Ajukan Sertifikasi Halal

“Ya tadi harus berfikir sebelum bertindak, bagaimana dampaknya, baik atau tidak, benar atau tidak, harus dipikir dulu dengan bijaksana,” ujar Noppy.

Ia menambahkan, secara khusus, himbauan ini juga ia tanamkan kepada seluruh anggota keluarganya. Menurut noppy, dirinya juga selalu memberikan pemahaman kepada anggota keluarganya sehingga tidak ada hal-hal yang kurang baik terjadi.

“Segala sesuatunya dipikirkan dulu, dipertimbangkan dampaknya. Sehingga tidak ada kasus seperti di atas,” pungkas dia.

Iklan
Klik untuk Komentar
Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler