Pemerintahan
Dapat Bantuan Ratusan Juta Dari Pusat, Desa Sidoharjo Bangun Kios di Jalur Wisata
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sesuai dengan program nawacita dari Presiden Republik Indonesia, program pembangunan infrastruktur terus digenjot oleh pemerintah pusat maupun pemerintah kabupaten. Beberapa tahun terakhir, Pemkab Gunungkidul sendiri tengah gencar melakukan pembangunan baik program pemkab sendiri ataupun bantuan dari pemerintah pusat.
Seperti baru-baru ini, sejumlah kecamatan mendapatkan alokasi bantuan dari Ditjen Cipta Karya untuk program pengembangan infrastruktur sosial ekonomi wilayah. Di mana dalam program ini, dimaksudkan untuk mengembangkan wilayah yang ada sesuai dengan potensi yang dimiliki.
Kasi pemerintahan Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Eka Sulistiyana mengatakan, pada tahun ini, pihaknya mendapatkan bantuan sebesar 208 juta dalam bentuk program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) untuk pembangunan los kuliner di Desa Sidoharjo. Dipilihnya los kuliner ini dianggap disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi wilayah yang ada. Berada di jantung Kecamatan Tepus, keberadaan los kuliner cukup dibutuhkan, terlebih untuk menunjang pariwisata. Sebagaimana diketahui, jalur di Desa Sidoharjo memang menjadi jalur wisata yang padat oleh kendaraan.
“Memang disesuaikan dengan kebutuhan, sehingga perekonomian masyarakat juga dapat terangkat. Tidak hanya sukses pembangunan tapi ada efek bagi masyarakat,” kata Eka Sulistyana, Kamis (12/09/2019).
Konsep pembangunan sendiri menurut Eka, akan mengadopsi dari pembangunan kawasan Ngingrong yang sekarang ini digandrungi oleh pengunjung. Di mana nantinya pada los kuliner ini akan menjajakan makanan tradisional dan lainnya. Kemudian juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat olahrga. Misalnya saja jika ada even bisa diselenggarakan di lokasi ini, sembari berolahraga juga bisa berkulineran di los yang akan dibangun ini.

“Pemberadayaan masyarakat yang penting. Untuk lokasinya sendiri 3 km dari kantor Kecamatan Tepus ke arah selatan. Letaknya memang cukup strategis, di sekitarnya juga ada spot selfie yang bagus. Jadi bisa juga untuk tempat beristirahat nantinya,” tambah dia.
“Saat ini sudah mulai pembangunan, selain dana dari kementerian itu, masyarakat dan desa juga ada pengumpulan swadaya masyarakat,” imbuh dia.
Pembangunan ini dipaparkan Sulis bakal sangat penting untuk menghidupkan atau meningkatkan perekonomian keluarga atau masyarakat sekitar.
Di Kecamatan Tepus sendiri, tidak hanya Desa Sidoharjo yang mendapatkan kucuran dana ini, melainkan di Desa Tepus dan Desa Purwodari pun juga mendapatkan kucuran dana serupa. Hanya saja untuk besaran dana yang dialokasikan di masing-masing daerah berbeda. Untuk Desa Tepus sendiri dimanfaatkan untuk pembangunan los Kuliner, sementara untuk Desa Purwodadi dimanfaatkan untuk pembangunan talud.
Sementara itu, pendamping Program PISEW Gunungkidul, Taufik Ary Wibowo memaparkan, untuk program ini pada tahun 2019 menyasar 4 kecamatan di Gunungkidul. Masing-masing kecamatan mendapatkan dana senilai 600 juta. Adapun kecamatan yang mendapatkan bantuan ini yakni di kecamatan Patuk, Panggang, Tepus dan Ponjong.
“Ini sifatnya kawasan. Tahun ini ada 4 kecamatan yang terfasilitasi,” ucap Taufik.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
