fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Sudah Didistribusikan, Gunungkidul Dapat Kuota 7.600 Dosis Vaksin Polio

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Sempat kosong sejak tahun 2019 lalu, akhirnya Kabupaten Gunungkidul mendapatkan kuota vaksin polio yang diperuntukkan bagi balita. Mulai Oktober ini, semua puskesmas sudah bisa melayani vaksin polio secara gratis.

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Gunungkidul, Fransiska Niken Widiastuti mengatakan, pihaknya telah menerima vaksin polio tersebut sebanyak 7.600 dosis vaksin. dan telah mendistribusikannya ke seluruh puskesmas yang ada di Gunungkidul. Nantinya jika stok habis, Dinkes tetap bisa melakukan pengajuan ke provinsi.

“Sudah mulai pelaksanaan sejak Oktober. Untuk stoknya aman, mampu memenuhi sasaran yang ada,” kata Fransiska, Kamis (08/10/2020).

Lebih lanjut ia mengatakan, bulan Agustus September kemarin Dinas juga melakukan vaksin Measless Rubella (MR) bagi siswa yang duduk di kelas 1 SD dan HPV untuk siswa kelas 5 dan 6 SD.

Pelaksanaannya saat ini sudah selesai, adapun capaian pemberian 2 vaksin ini sebanyak 97 persen dari belasan ribu siswa yang divaksin.

“Untuk pemberian vaksin MR dan HPV lancar. Capaian kita sudah melampaui target nasional, biasanya juga begitu,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, berkaitan dengan vaksin polio harapannya semua balita tersasar vaksin ini. Setiap bulannya jumlah sasaran juga berubah-ubah namun demikian jika ada kekurangan dinkes bisa melakukan pengajuan.

“Betul sekarang sudah mulai,” paparnya.

Untuk pemberian vaksin HPV dan MR ini, menengok pada pengalaman tahun sebelumnya dinkes menyiasatinya dengan melakukan pendekatan kepada orang tua dengan menggandeng sejumlah tokoh. Sehingga pemberian vaksin ini berjalan lancar dan capaiannya juga sangat tinggi.

 

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler