Peristiwa
Dapur dan Perabot Milik Sudaristanto Luluh Lantak Diamuk si Jago Merah
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sudaristanto warga Padukuhan Sawahan II, Kalurahan Bleberan, Kapanewon Playen harus menangguk kerugian besar. Pasalnya, sebagian bangunan rumahnya luluh lantak setelah diamuk si jago merah pada Rabu (11/05/2022) siang tadi. Diduga, kejadian ini dipicu oleh korsleting listrik.
Anggota Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Gunungkidul, Totok menjelaskan, api yang kemudian membesar dan meluluhlantakan bangunan rumah Sudaristanto ini diketahui pertama kali muncul dari dalam dapur. Api dengan cepat membesar lantaran memang di dalam bangunan yang berbahan kayu tersebut, memang ada banyak barang yang mudah terbakar.
Tak hanya membesar, api juga merembet ke seluruh bangunan dapur milik korban. Lantaran kejadian yang begitu cepat, sejumlah barang elektronik maupun perabot di dapur tak sempat diselamatkan.
“Kejadian sekitar pukul 10.00 WIB tadi,” ujar Totok.
Sejumlah warga yang melihat kepulan asap dan kobaran api lantas berdatangan ke lokasi kejadian. Mereka lantas berupaya untuk memadamkan api meski dengan peralatan ala kadarnya. Insiden ini lalu dilaporkan ke Unit Damkar yang kemudian langsung menerjunkan personel maupun peralatan.
Saat petugas datang, api sendiri sudah berkobar cukup besar dan membakar hampir seluruh bagian dapur. Sekitar 20 menit, api akhirnya berhasil dijinakkan dan dipadamkan. Akan tetapi bangunan beserta perabot di dalamnya sudah hangus terbakar.
“Proses pemadaman sendiri memang cukup lama karena api lumayan besar,” jelas dia.
Masih belum diketahui penyebab kebakaran ini. Namun begitu, berdasarkan dugaan sementara, api diduga berasal dari korsleting intalasi listrik di bagian dapur.
Kerugian atas kejadian tersebut masih belum bisa dipastikan. Namun begitu, berdasarkan perkiraan sementara, kerugian sendiri mencapai belasan hingga puluhan juta rupiah. Menurut Totok, warga dan pemilik bersama-sama mengevakuasi barang yang sekiranya masih bisa diselamatkan.
“Sudah selesai untuk penanganan kita. Saat kejadian hanya ada anaknya, pemilik sedang tidak di rumah,” tutupnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
