Peristiwa
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan, 10 Wisatawan Terseret Ombak
Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika beberapa hari lalu merilis tentang peringatan dini adanya kenaikan gelombang air laut di kawasan pantai selatan. Pada Minggu (15/05/2022) kemarin, gelombang tinggi mulai menerjang kawasan pesisir selatan. Akibatnya dilaporkan ada beberapa kerusakan dan sejumlah pengunjung yang terseret arus ombak.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Pantai Baron, Marjono mengatakan, gelombang tinggi diprediksi akan terjadi sampai dengan tanggal 22 Mei 2022 mendatang. Pihaknya terus bersiaga untuk tetap memberikan himbauan dan peringatan kepada para pengunjung. Tim SAR sendiri memang patut bersiaga lantaran munculnya gelombang tinggi ini, berbarengan dengan musim long weekend di mana kawasan pantai dibanjiri pengunjung.
“Iya memang ada peningkatan gelombang. Kami terus bersiaga dan melakukan pantauan serta penyisiran,” kata Marjono, Senin (16/05/2022).
Lebih lanjut ia menjelaskan, gelombang tinggi yang terjadi kemarin mengakibatkan sejumlah insiden. Diantaranya adalah kerusakan kapal milik nelayan di Pantai Ngandong karena hantaman ombak. Kemudian sejumlah pengunjung dilaporkan mengalami luka-luka akibat terseret ombak.
Adapun pantai-pantai yang diterjang gelombang pasang diantaranya adalah di Pantai Kukup, Pantai Drini, Pantai Watu Lawang, dan Pantai Sepanjang. Total ada 10 orang yang terseret dan tergulung ombak.
“Mereka mengalami luka ringan seperti robek pada pada kaki dan lainnya. Bersyukur meski sempat terseret dengan ombak namun para korban ini berhasil diselamatkan,” terangnya.
Pihaknya berupaya memberikan himbauan kepada para pengunjung agar mematuhi peringatan yaitu mengutamakan keselamatan sata beraktifitas di tepi pantai. Puncak dari gelombang tinggi sendiri adalah pada Minggu kemarin.
Menurutnya, berdasarkan pantauan selama 3 hari terakhir pengunjung pantai selatan meningkat drastis. Hal ini karena libur panjang yaitu libur Waisak sehingga banyak orang menyerbu kawasan pantai selatan.
“Kunjungan memang meningkat,” tutupnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
