Peristiwa
Terlilit Hutang Bank Plecit, Warga Panggang Nekat Gantung Diri
Panggang,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Peristiwa bunuh diri dengan cara gantung diri lagi-lagi terjadi di Kabupaten Gunungkidul. Pada Selasa(10/05/2022) siang tadi, Sutilah (61) warga Padukuhan Warak, Kalurahan Girisekar, Kapanewon Panggang ditemukan tewas dengan kondisi tergantung di dapur rumahnya. Diduga, korban melakukan aksi nekat tersebut lantaran depresi terjerat masalah ekonomi terkait dengan utang piutang.
Kapolsek Panggang AKP Ahmad Fauzi Mulyono mengatakan, kejadian gantung diri yang dilakukan oleh Sukilah tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 11.00 WIB. Ketika itu, anak korban yang tengah berkunjung ke rumah Sutilah. Selanjutnya, saksi yang sama sekali tak curiga langsung masuk ke dalam rumah. Sang anak sendiri langsung menuju ke dapur dan melihat perkakas dapur yang belum dicuci.
“Siang itu sang anak kebetulan datang untuk berkunjung ke rumah korban,” kata AKP Ahmad Fauzi Mulyono.
Sesampai di dapur, saksi justru melihat ibunya tergantung tak bernyawa di tiang dalam kamar mandi. Melihat kejadian tersebut lantas ia berteriak dan minta tolong memanggil suaminya yang saat itu tengah berada di samping rumah.
“Anak dan menantu korban berteriak minta tolong kemudian warga berdatangan untuk menolong dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polsek Panggang,” ujarnya.
Petugas Puskesmas dan Polsek Panggang yang datang ke lokasi lantas melakukan evakuasi dan sekaligus juga pemeriksaan medis. Menurut Ahmad, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Sutilah meninggal lantaran gantung diri.
“Ketika ditemukan, Sutilah sudah dalam kondisi tak bernyawa,” lanjutnya.
Polisi sendiri masih terus mendalami kejadin gantung diri. Masih belum diketahui secara pasti penyebab pasti Sutilah melakukan aksi nekat itu. Namun begitu, berdasarkan keterangan dari warga sekitar maupun keluarga, diketahui Sutilah sejak beberapa waktu terakhir ini sering mengeluhkan permasalahan ekonomi yang tengah dialaminya. Diketahui lansia ini memiliki hutang terhadap perorangan maupun bank harian.
“Dari keterangan warga sekitar mungkin karena lilitan ekonomi utang bank plecit yang korban miliki,” terangnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
