fbpx
Connect with us

Pariwisata

Delapan Bus DAMRI Segera Beroperasi ke Sejumlah Wisata Gunungkidul

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Perum DAMRI telah mulai ujicobakan trayek dari bandara Yogyakarta Internasional Kulonprogo (YIA) menuju sejumlah destinasi wisata di Gunungkidul. Perum DAMRI sendiri dalam upaya Pemulihan Ekonomi Nasional membuka delapan rute baru, dua rutenya yakni Inna Garuda-Malioboro, Nglanggeran, Wonosari dan Pantai Baron serta YIA-Wonosari-Pantai Baron. Rencanannya akan ada delapan unit kendaraan Toyota Hiace yang setiap hari beroperasi menuju lokasi wisata di Gunungkidul.

General Manager Perum DAMRI Rahmat Santoso mengatakan, pihaknya sudah melakukan ujicoba rute baru menuju Gunungkidul ini sejak Jumat (16/10/2020) lalu. Ujicoba inipun juga disambut positif bagi masyarakat. Menurutnya sekali jalan mobil jenis Toyota Hiace yang melewati jalan ini nantinya akan ada 11 penumpang dengan penerapan social distancing.

“Untuk rute ini per penumpang cukup membayar Rp. 25ribu saja, kami masih mengatur jadwalnya,” jelas Rahmat, saat dihubungi¬†pidjar.com, Senin (19/10/2020).

Pihaknya saat ini masih melakukan pengaturan jadwal yang disingkronkan dengan jarak tempuh. Dikatakan Rahmat, penumpang dari Yogyakarta Internasional menuju lokasi Wonosari dan Pantai Baron akan dilayani sejak pukul 08.30 WIB.

Berita Lainnya  Nasib Pembukaan Obyek Wisata di Tengah Ledakan Penambahan Kasus Covid19

“Tapi kalau rute dari Malioboro menuju Nglanggeran dan Pantai Baron dimulai lebih pagi pukul 07.00 WIB,” kata dia.

Selisih perjalanan keempat bus sendiri rencanya hanya satu jam. Dengan harapan sesampainya di lokasi wisata, secara bergantian bus bisa mengangkut kembali penumpang yang sudah sampai.

“Detail jadwalnya masih kami atur, mirip-mirip Trans Jogja kalau penjadwalannya,” papar Rahmat.

Rahmat mengatakan, selama masa ujicoba, animo masyarakat masih minim. Terbukti dalam satu kali perjalanan dari Malioboro hanya ada dua hingga tiga penumpang saja.

“Bahkan kemarin pas terakhir tidak ada penumpang, para penumpang masih bingung nanti kalau sampai misalnya Pantai Baron kesorean balik pakai apa, untuk itu nanti kami akan ada sejenis halte shuttle dan ada papan jadwal,” kata dia.

Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta, Maryoto mengatakan, total ada 21 kendaraan DAMRI dengan berbagai jenis rencananya akan melayani 7 rute. Ketujuh rute ini antara lain Pasar Plono-Monjali 2 unit medium long, Hotel Inna Malioboro-Goa Kiskendo 3 unit Toyota Hiace, Hotel Limaran-Parang Tritis 2 bus medium, Prambanan-Borobudur 3 unit medium long dan YIA-Wonosari-Pantai Baron 4 unit Hiace dan Inna Malioboro-Nglamggeran-Pantai Baron 4 unit Hiace dan YIA-Goa Seplawan Purworejo-Borobudur 2 unit Hiace.

Berita Lainnya  Kuliner Codot, Menu Ekstrim yang Dipercaya Sembuhkan Asma

“Harapannya transportasi ini dapat membantu Pemulihan Ekonomi Nasional di DIY pasca pandemi seiring dengan dibukanya YIA,” tutup Maryoto.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Harry Sukmono mengapresiasi pengoperasian bus DAMRI di lokasi wisata Gunungkidul. Ia berharap jumlah kunjungan wisata di Bumi Handayani meningkat dengan beroperasinya fasilitas angkutan ini.

“Kami juga berharap kualitas fasilitas wisata yang kami sajikan semakin meningkat,” kata Harry.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler