Pariwisata
Geosite Ngingrong Jadi Pilot Project Persiapan Aktivasi AKB
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Adaptasi Kebiasaan Baru di sektor wisata terus digenjot dengan berbagai fasilitas protokol kesehatan. Fasilitas-fasilitas ini nantinya akan dirangkai menjadi Standas Operasional Prosedur (SOP) pada destinasi wisata. Berbagai persiapan dilakukan oleh pengelola wisata untuk mempersiapkan tatanan baru ini. Di lokasi Geosite Ngingrong misalnya, saat ini tengah disiapkan fasilitas untuk menghadapi kunjungan wisata di tengah Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).
Guna merealisasikan program ini, Badan Otoritas Borobudur (BOB) melakukan pendampingan persiapan aktivasi penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di destinasi wisaya Geosite Ngingrong. Hal ini merupakan langkah awal untuk menyiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) sebelum nantinya dibuka untuk umum.
Direktur Utama (Dirut) BOB, Indah Juanita mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan sumber daya manusia terkait dengan tata aturan AKB sektor Pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf) ditengah pandemi covid-19. Melalui fungsi koordinatif pendampingan akan berlangsung dari tanggal 19 sampai 26 Oktober 2020.
“Kita lakukan pendampingan kepada 20 pengelola destinasi Geosite Ngingrong. Kita berharap mereka paham dan siap ketika nanti wisata dibuka,” ucap Indah, Senin (19/10/2020).
Dengan adanya pelatihan dan pendampingan SDM Parekraf menyambut AKB ini diharapkan pengelola dapat meneruskan izin buka terbatas Geosite Ngingrong yang telah disetujui oleh Gugus Tugas Covid Daerah Istimewa Yogyakarta. Tentu saja dengan SOP Adaptasi Kebiasaan Baru yang telah diulas saat pelatihan dan pendampingan.

Lebih jauh disampaikan, kegiatan ini sebelumnya telah dilaksanakan di beberapa lokasi seperti Embung senja, Kabupaten Sleman dan provinsi Jateng yang dilaksanakan di Desa wisata Kenalan, Ketep Pass, Banyuroto, dan Gunung Gupak. Sehingga harapannya sebelum dibuka untuk umum baik pengelola maupun fasilitas yang ada sudah siap untuk menjalani wisata di era AKB.
“Perlu kita tekankan bahwa SOP setiap destinasi ini berbeda, bagaimana lokasi yang untuk selfie misalnya, harus ada jarak, jadi lebih variatif nantinya setiap destinasi berbeda SOPnya,” kata dia.
Terpisah, Direktur Kelembagaan dan Industri Pariwisata BOB, Bisma Jatmika menambahkan, pelatihan yang diberikan berupa sosialisasi aturan dalam Adaptasi Kebiasaan Baru, meliputi Pelatihan Penghitungan Carrying Capacity, Alur Wisatawan, Pemetaan Zonasi Wisatawan, Visitor Management, Layanan Prima, dan Sapta Pesona.
“Selain itu, BOB juga telah memberikan dukungan sarana dan prasarana dalam menunjang implementasi Adaptasi Kebiasaan Baru kepada pengelola Geosite Ngingrong,” terang Bisma Jatmika.
Adapun fasilitas dan prasarana yang diberikan diantaranya Signage untuk carrying capacity dan alur penunjang, umbul-umbul, wastafel gerabah, instalasi, sinage pencegahan covid 19, rompi safety, thermo gun, tenda sarvanil full dinding 3×3, velbed, meja portabel, kursi portabel, masker kain, handsinitizer, sabun cair, kotak P3K, masker medis, sarung tangan, sepatu booth, sapu lidi, serok sampah, tempat sampah injak, dan tempat sampah fiber beroda.
“Geosite Ngingrong menjadi pilot project untuk wilayah Gunungkidul. Hasil dari pelatihan akan muncul Standar Operasional Prosedur (SOP) yang nanti bisa diduplikasi di tempat lain,” pungkas Bisma.
-
Uncategorized5 hari yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized4 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized4 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized2 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
