fbpx
Connect with us

Sosial

Depresi Berat Karena Sakit Menahun, Nenek Renta Gantung Diri di Teras Rumah

Diterbitkan

pada

BDG

Semanu,(pidjar.com)–Lagi-lagi aksi bunuh diri dengan cara gantung diri kembali terjadi di Gunungkidul. Tumbu (80) warga Padukuhan Dengok Lor, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu ditemukan dalam kondisi tergantung di teras depan rumahnya pada Jumat (15/12/2017) subuh tadi. Diduga, nenek renta tersebut nekat mengakhiri hidupnya lantaran depresi sakitnya tak kunjung sembuh.

Kanit Reskrim Polsek Semanu, Ipda Larso mngatakan, Tumbu  diketahui tewas tergantung sekitar pukul 04.00 WIB. Bermula ketika, Sargiyem (40) yang merupakan anak dari Tumbu mencari korban di dalam kamar tidur. Namun ketika memasuki tempat tersebut dirinya tidak menemukan keberadaan sang ibu.

"Saksi kemudian mencari korban keliling rumah. Selang beberapa waktu kemudian, dia mendapati ibunya itu sudah tergantung menggunakan kain stagen," ucap Larso kepada pidjar.com, Jumat (15/12/2017) pagi.

Berita Lainnya  Ramai Kabar Stok Buku Nikah Menipis di Berbagai Daerah, Gunungkidul Masih Aman

Berdasarkan hasil penyelidikan polisi dan petugas medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kejanggalan pada kematian korban. Kejadian tersebut diduga kuat merupakan aksi bunuh diri korban. Hasil dari keterangan keluarga, korban sejak beberapa waktu terakhir ini memang mengalami depresi berat lantaran sakit yang mendera selama beberapa tahun terakhir ini.

"Kita tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban," katanya.

Korban Beberapa Kali Hendak Bunuh Diri

Sudah sejak beberapa waktu ini, Tumbu sebenarnya sudah diawasi ketat oleh keluarganya. Hal ini lantaran yang bersangkutan sudah beberapa kali hendak melakukan aksi bunuh diri. Namun aksi tersebut berhasil dicegah oleh pihak keluarga.

“Hingga akhirnya pada Jumat subuh tadi korban yang luput dari pengawasan karena keluarga sedang terlelap akhirnya bisa melakukan aksi nekat untuk mengakhiri hidupnya. Jenazah korban sendiri saat ini sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman,” urai Larno.

Berita Lainnya  Marak Warga Tuntut Dukuh Mundur, Ini Regulasi Pemberhentian Staf dan Perangkat Desa

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler