Peristiwa
Depresi Sakit Tak Kunjung Sembuh, Warga Playen Gantung Diri di Kamarnya
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kasus gantung diri lagi-lagi terjadi di Gunungkidul. Sumarjan (56) warga Padukuhan Gembuk, Kalurahan Getas, Kapanewon Playen ditemukan gantung diri di rumahnya pada Jumat (28/01/2022) pagi tadi. Dengan adanya kasus ini, menjadi gantung diri ketiga di Gunungkidul pada medio bulan Januari 2022 ini.
Kapolsek Playen, AKP Hajar Wahyudi mengatakan, kejadian ini diketahui pertama kali oleh anak korban, Davit Eko Saputra. Sekitar pukul 07.30 WIB yang baru bangun tidur dan hendak menuju kamar mandi. Mulanya tidak ada hal yang mencurigakan. Namun kemudian seusai dari kamar mandi, ia kembali ke dalam rumah dan melintas di depan kamar Sumarjan.
Tak sengaja menengok ke kamar ayah sambungnya tersebut. Devit mendapati Sumarjan sudah dalam kondisi tergantung di bawah blandar kayu dan terikat tali. Tak kuasa melihat kejadian ini, bocah 15 tahun tersebut langsung berteriak ketakutan dan meminta pertolongan.
Tak berselang lama, keluarga dan tetangga yang mendengar teriakan tersebut kemudian berdatangan. Keluarga pun juga dibuat kaget dengan aksi nekat Sumarjan yang mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Saat dicek, sudah tak ada tanda-tanda kehidupan pada tubuh korban.
“Warga kemudian melaporkan kejadian ini ke polisi dan petugas Puskesmas untuk dilakukan penanganan lanjutan,” papar Kapolsek.

Pada saat polisi datang, korban masih dalam kondisi tergantung di blandar kayu. Sumarjan sendiri saat dievakuasi kakinya menyentuh kursi kecil (dingklik) dengan tubuh masih dalam kondisi lemas. Dimungkinkan aksi gantung diri tersebut dilakukan belum terlalu lama dari sebelum ditemukan. Dari jenazah korban sendiri juga mengeluarkan cairan, mata terbuka, dan terdapat luka bekas jeratan tali.
“Tidak ada unsur kekerasan pada tubuh korban,” jelasnya.
Dugaan kuat berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban murni meninggal dunia karena gantung diri yang dilakukan. Informasi yang dikumpulkan oleh pihak kepolisian, yang bersangkutan memiliki riwayat penyakit tahunan yang tidak kunjung sembuh. Hal ini yang diduga menjadi faktor korban mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.
“Diduga Sumarjan mengalami depresi lantaran sakit yang tak kunjung sembuh,” tutup Hajar.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
