Peristiwa
Serangan Ribuan Ulat Bulu di Pekarangan Rumah Warga
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Sejak beberapa hari terakhir ini, warga di Padukuhan Jeruksari, Kalurahan Wonosari, Kapanewon Wonosari, dibuat resah dengan serangan ulat bulu. Warga sendiri cukup kewalahan lantaran ulat bulu yang menyerang tersebut jumlahnya sangat banyak. Tidak hanya berada di pohon yang telah dimakan habis daunnya, namun ulat bulu tersebut juga turun dan bahkan memenuhi pekarangan pemukiman warga. Sejumlah benda seperti misalnya tali jemuran, perabotan di luar rumah dipenuhi oleh ulat. Bahkan ada sejumlah ulat yang mencoba untuk masuk ke dalam rumah.
Salah seorang warga, Andar Nurjanto, mengungkapkan, serangan ulat bulu di wilayahnya sendiri sudah terjadi sejak seminggu terakhir. Ulat bulu tersebut awalnya berada di dahan-dahan pohon. Namun kemudian, ulat-ulat tersebut semakin bertambah banyak. Ulat-ulat itu lantas memakan habis daun yang ada di pohon belakang rumahnya.
“Ulat bulu itu mulai turun karena daun di pohon itu sudah habis, sehingga ulat tersebut mencari tempat baru,” kata Andar, Senin (31/01/2022).
Ditambahkannya, ulat bulu tersebut lantas merembet ke jemuran beserta pakaian yang tengah dijemur. Saat ini, ulat-ulat itu merambat hingga ke dinding-dinding belakang rumahnya.


Meskipun merasa takut dan geli dengan keberadaan ulat bulu tersebut, Andar tetap berusaha untuk membasmi dengan cara membakar dengan api. Ia mengantisipasi jika ulat bulu akan lebih banyak yang merembet ke dalam rumah ataupun ke rumah warga lain.
“Dibasmi dengan cara dibakar dengan kayu yang ujungnya diberi kain dan apinya dinyalakan dengan bensin, kemudian api tersebut diarahkan ke titik-titik ditempat ulat itu menempel,” ujarnya.
Andar mengakui jika serangan ulat bulu tersebut kerap terjadi setiap tahunnya. Namun baru kali ini serangan ulat bulu dengan jumlah yang cukup banyak.
“Setiap tahunnya pasti ada, tapi kali ini yang cukup parah,” ujarnya.
Dirinya juga mengatakan setelah memusnahkan ulat bulu tersebut, ke depannya akan memangkas pohon yang dinilai paling suka dihuni ulat bulu.
“Untuk antisipasi serangan ulat bulu kembali, mungkin selanjutnya akan dilakukan pemangkasan pohon yang kerap dihuni ulat bulu,” tutup Andar.
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized2 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized4 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized4 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized3 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluKemarau Panjang, 53 Kejadian di Gunungkidul Hanguskan 51 Hektare
-
Uncategorized2 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
