fbpx
Connect with us

Peristiwa

Serangan Ribuan Ulat Bulu di Pekarangan Rumah Warga

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar.com)– Sejak beberapa hari terakhir ini, warga di Padukuhan Jeruksari, Kalurahan Wonosari, Kapanewon Wonosari, dibuat resah dengan serangan ulat bulu. Warga sendiri cukup kewalahan lantaran ulat bulu yang menyerang tersebut jumlahnya sangat banyak. Tidak hanya berada di pohon yang telah dimakan habis daunnya, namun ulat bulu tersebut juga turun dan bahkan memenuhi pekarangan pemukiman warga. Sejumlah benda seperti misalnya tali jemuran, perabotan di luar rumah dipenuhi oleh ulat. Bahkan ada sejumlah ulat yang mencoba untuk masuk ke dalam rumah.

Salah seorang warga, Andar Nurjanto, mengungkapkan, serangan ulat bulu di wilayahnya sendiri sudah terjadi sejak seminggu terakhir. Ulat bulu tersebut awalnya berada di dahan-dahan pohon. Namun kemudian, ulat-ulat tersebut semakin bertambah banyak. Ulat-ulat itu lantas memakan habis daun yang ada di pohon belakang rumahnya.

Berita Lainnya  Pohon Nyaris Ambruk Dirobohkan Petugas, Arus Lalu Lintas di Jalan Jogja - Wonosari Sempat Ditutup

“Ulat bulu itu mulai turun karena daun di pohon itu sudah habis, sehingga ulat tersebut mencari tempat baru,” kata Andar, Senin (31/01/2022).

Ditambahkannya, ulat bulu tersebut lantas merembet ke jemuran beserta pakaian yang tengah dijemur. Saat ini, ulat-ulat itu merambat hingga ke dinding-dinding belakang rumahnya.

Meskipun merasa takut dan geli dengan keberadaan ulat bulu tersebut, Andar tetap berusaha untuk membasmi dengan cara membakar dengan api. Ia mengantisipasi jika ulat bulu akan lebih banyak yang merembet ke dalam rumah ataupun ke rumah warga lain.

Dibasmi dengan cara dibakar dengan kayu yang ujungnya diberi kain dan apinya dinyalakan dengan bensin, kemudian api tersebut diarahkan ke titik-titik ditempat ulat itu menempel,” ujarnya.

Andar mengakui jika serangan ulat bulu tersebut kerap terjadi setiap tahunnya. Namun baru kali ini serangan ulat bulu dengan jumlah yang cukup banyak.

Berita Lainnya  Motor Patah Jadi Dua Usai Tabrakan Hebat Dengan Truk, Pemotor Tewas di Tempat

“Setiap tahunnya pasti ada, tapi kali ini yang cukup parah,” ujarnya.

Dirinya juga mengatakan setelah memusnahkan ulat bulu tersebut, ke depannya akan memangkas pohon yang dinilai paling suka dihuni ulat bulu.

“Untuk antisipasi serangan ulat bulu kembali, mungkin selanjutnya akan dilakukan pemangkasan pohon yang kerap dihuni ulat bulu,” tutup Andar.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler