fbpx
Connect with us

Peristiwa

Gelombang Tinggi Membuat 3 Kapal Nelayan Benturan, 1 Unit Pecah

Published

on

Tanjungsari,(pidjar.com)–Gelombang pasang yang terjadi belakangan membuat sejumlah kapal nelayan mengalami kerusakan. Jumat kemarin, satu kapal nelayan di Pantai Baron Pecah akibat hantaman gelombang tinggi dan benturan dengan kapal lainnya. Giliran pada Sabtu (06/11/2021) malam beberapa kapal di Pantai Drini mengalami kerusakan.

Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Pantai Baron, Surisdiyanto mengungkapkan sekitar pukul 21.00 WIB, gelombang tiba-tiba pasang dan menghantam kapal-kapal milik nelayan. Karena cukup kuat, kapal nelayan yang terparkir ini saling berhantaman.

Karena tekanannya cukup kuat sehingga mengakibatkan badan kapal mengalami kerusakan.

“Ada tiga kapal yang terlaporkan rusak,”ucap Surisdiyanto.

Tiga buah kapal yang rusak masing masing adalah kapal SRI GAMPANG, milik Margono (45) warga Padukuhan Wonosobo 2, Kalurahan Banjarejo Kapanewon Tanjungsari. Kapal ini mengalami rusak berat yaitu patah jadi 2 bagian, pemilik mengalami kerugian mencapai Rp 15.000.000.

Dua kapal yang mengalami rusak ringan adalah kapal LARAS, dan kapal BERKAH masing-masing milik Sudarno (46), warga Padukuhan Nglaos, Kalurahan Kemadang, Tanjungsari dan Wawan Hermanto (38), warga Padukuhan Wonosobo, Kalurahan Banjarejo, Tanjungsari.

“Adanya laporan tersebut anggota SAR kemudian ke lokasi untuk melakukan evakuasi,” paparnya.

Dirinya menghimbau kepada para nelayan untuk lebih waspada kembali atas cuaca yang saat ini terjadi. Selain lebih mengamankan kapal yang bersandar, ia juga meminta bagi nelayan yang melaut untuk berhati-hati.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler