Sosial
Desa Beji Ngawen mendeklarasikan GERMAS, Wisata, dan Launching Rumah Desa Kampung KB
Ngawen, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Desa Beji Kecamatan Ngawen mendeklarasikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), Wisata dan Launching rumah Desa Kampung KB di wilayah Hutan Adat Wonosadi, Jumat (20/09/2019). Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sudjoko, Kepala Dinas Kesehatan Dewi Irawaty, Kepala Dinas Sosial Siwi Irianti, Sekdin Disperindag Virgilio Soriano, juga Camat Ngawen Slamet Winarno.

Dalam acara ini, Camat Ngawen, Slamet mengapresiasi kepada masyarakat Padukuhan Duren yang telah menjadi Kampung KB dan borkimetmen untuk hidup sehat melalui kegiatan GERMAS yang mendorong masyarakat gemar makan buah dan sayur. Di samping itu, deklarasi ini juga diharapkan menjadikan Gunungkidul sisi utara semakin dikenal oleh wisatawan.
“Deklarasi pariwisata merupakan semangat kami bersama warga Desa Beji yang berkomitmen untuk selalu mendukung sapta pesona dan sanggup mengunjungi obyek wisata Wonosadi dan Gunung Gambar,” ujar dia.
Dengan demikian, apabila masyarakat pro aktif selalu mengunjungi obyek wisata dapat memenuhi target kedatangan wisatawan. Sehingga nantinya ekonomi masyarakat sekitar juga terangkat.
“Adanya pengembangan berupa normalisasi jalan menuju lokasi wisata dan area parkir sebagai fasilitas para pengunjung,” kata Slamet.
Sementara itu, mewakili Bupati Kabupaten Gunungkidul, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sudjoko mengatakan melalui Germas dan Launching Rumah Desa Kampung KB akan berdampak pada pembangunan Gunungkidul dengan pemberdayaan SDM. Partisipasi seluruh komponen masyarakat demi meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik tentu saja modal utama.
“Kegiatan ini menjadi edukasi spritual masyarakat dalam kehidupan sehari-sehari untuk mewujudkan masyarakat yang memiliki kedewasaan, bijaksana dan berdaya saing,” ucap Sudjoko.
Rumah KB yang baru saja dilaunching di Desa Beji, akan menjadi daya dukung. Adapun daya dukung sendiri dalam rangka mengoptimalkan program KB untuk menciptakan keluarga sehat dan sejahtera.
“Perilaku hidup sehat sehari-hari akan membentuk budaya positif bagi generasi penerus,” jelasnya.
Dengan demikian pihaknya berharap, kegiatan ini akan menumbuhkan komitmen masyarakat sehingga menginspirasi bagi desa-desa yang lain di Gunungkidul. Terlebih, melihat potensi wisata di Kecamatan Ngawen.
“Banyak wisata adat dan budaya disini tentu saja dapat menunjukkan keragaman obyek wisata di Kabupaten Gunungkidul,” tandasnya. (ulfah)
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
