Sosial
Petani Patuk Panen Raya Kedelai di Tengah Kemarau Panjang
Patuk,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kekeringan yang terjadi di Gunungkidul sejak lima bulan terakhir berdampak pada sulitnya pemenuhan air bagi masyarakat. Hanya sedikit saja aktifitas sektor pertanian yang masih mampu bertahan. Seperti di wilayah Beji, Kecamatan Patuk. Kelompok tani di wilayah tersebut dapat memanen kedelai. Para petani sendiri masih bisa berproduksi lantaran masih adanya pengairan dari program irigasi Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com menyampaikan apresiasinya kepada para petani di Bulak, Beji atas kegigihannya bertani di musim kemarau seperti ini. Menurutnya hasil pertanian pun cukup memuaskan di wilayah itu.
“Di sana bisa 3 kali musim tanam, kali ini, hasil panen kedelai mencapai 1,3 ton per hektar,” ujar Bambang, Sabtu (21/09/2019).
Keberhasilan petani sendiri tidak lepas dari kemampuan mereka mengoptimalkan lahan dengan irigasi perpompaan di musim kemarau. Pihaknya berharap, para petani semakin bersemangat memanfaatkan lahan dengan jenis komoditas pangan apapun, sehingga menghasilkan kesejahteraan petani sesuai pilihan komoditasnya.
“Ini menjadi semangat seharusnya, karena kemarau seperti ini hanya sedikit yang mampu mengolah lahan pertaniannya,” bebernya.


Sementara itu, Ketua Kelompok Tani setempat, Sugeng mengatakan, panen di musim kemarau ini terjadi lantaran pihaknya memanfaatkan bantuan irigasi perpompaan dari DPP. Sehingga pada tahun ini bisa terus melakukan aktifitas pertanian.
“Sampai musim tanam ketiga bisa mengairi 16 hektar. Airnya bersumber dari sungai Oya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, lahan seluas 16 hektar tersebut selama ini ditanami berbagai macam tanaman pertanian. Adapun rinciannya untuk jagung 7 hektar, kedele 1 hektar padi 1 hektar, bawang merah 1 hektar.
“Selain itu juga untuk kacang tanah 5 hektar, campuran sayuran 1 hektar,” kata dia.
Pihaknya sangat berterimakasih kepada pemerintah atas bantuan irigasi yang ada di Beji. Ke depan dirinya berharap petani terus mendapat suntikan program yang pro petani.
“Kita sangat berterimakasih atas bantuan irigasi perpompaan dari Kementan RI lewat DPP, berharap kedepan semakin luas jaringan airnya sehingga bisa mengairi 30 hektar,” tutup Sugeng.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
