Pariwisata
Desa Nglanggeran Terpilih Wakili Indonesia Dalam Ajang International Best Tourism Village
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Desa Wisata Nglanggeran yang berada di kaki gunung api purba Nglanggeran, Kapanewon Patuk, berpeluang memperoleh penghargaan bergengsi taraf internasional. Desa Wisata Nglanggeran bersama dua desa wisata lainnya di Indonesia terpilih untuk mewakili Indonesia dalam ajang Internasional Best Tourism Village atau Desa Wisata Terbaik yang digelar Organisasi Pariwisata Dunia PBB (UNWTO).
Keterpilihan Nglanggeran ini sendiri merupakan capaian mengesankan yang kembali berhasil ditorehkan. Sebelumnya, beragam prestasi telah sempat diukir oleh Desa Wisata Nglanggeran. Seperti penghargaan sebagai Desa Wisata Terbaik I Indonesia. Pernah juga menerima penghargaan ASEAN Community Based Tourism atau CBT Award 2017, yang diserahkan di Singapura pada Januari 2017.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Harry Sukmono, mengungkapkan, pihaknya telah mendapat surat pemberitahuan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada 19 Agustus 2021 lalu terkait terpilihnya Desa Wisata Nglanggeran untuk mewakili Indonesia di ajang internasional tersebut.
“Kami sudah menerima surat pemberitahuan mengenai Desa Nglanggeran masuk satu dari tiga desa wisata di Indonesia yang diusulkan dalam lomba internasional dai UNWTO,” jelas Hari, Sabtu (28/08/2021).
Desa Wisata Nglanggeran terpilih mewakili Indonesia dalam ajang Internasional bukan karena tanpa alasan. Keunikannya menjadikan Desa Wisata kerap mendapatkan penghargaan dan ikut dalam kompetisi tingkat daerah, nasional, maupun internasional. Keberadaan Gunung Api Purba, Embung Nglanggeran, Kampung Pitu menambah keunikan di dalam Desa Wisata Nglanggeran. Selain itu terdapatnya perkebunan coklat yang menangani penanaman, pengolahan hingga pemasaran menjadi tambahan nilai plus bagi Desa Wisata Nglanggeran.
“Terpilihnya Desa Wisata Nglanggeran maka akan mengangkat pariwisata Gunungkidul di tingkat internasional, ini menjadi nilai tambah bagi masyarakat dan pemerintah,” ungkapnya.
Ia berharap Desa Wisata Nglanggeran mampu menjadi yang terbaik dalam ajang Internasional tersebut. Yang tak kalah penting ialah mengangkat potensi lokal dan tentunya meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
“Desa Wisata Nglanggeran merupakan desa wisata terlengkap, mulai dari sumber daya alam, sosial budaya, peternakan, pertanian, perkebunan, itu bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Semoga nantinya hasilnya yang terbaik bagi semuanya,” ulas Hari.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
