fbpx
Connect with us

Pariwisata

Rencana Pembangunan Pasar Tematik di Pantai Krakal Senilai 86 Miliar

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul saat ini tengah mengusulkan wacana pembangunan Pasar Tematik Wisata di kawasan Parkir Terpadu Pantai Krakal. Proses pembahasan serta pemaparan masih dilakukan oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Estimasi anggaran yang dibutuhkan untuk merealisasikan program pembangunan pasar tematik wisata sendiri adalah sebesar 86 miliar rupiah.

Kepala Bappeda Gunungkidul, Sri Suhartanta mengungkapkan, program Pasar Tematik Wisata ini didesain untuk memadukan sarana perekonomian pedagang dengan daya tarik pariwisata yang ada di Kabupaten Gunungkidul. Saat ini, wacana ini masih dalam proses pembahasan serta pengusulan ke pemerintah pusat agar dapat mengakses anggaran untuk merealisasikan mega proyek tersebut.

“Konsepnya untuk memberikan layanan terpadu kepada pengunjung obyek wisata khususnya pantai. Fasilitas jual beli akan terpusat di Pasar Tematik Wisata,” kata Sri Suhartanta, Jumat (27/08/2021).

Ia menjelaskan, program yang digagas dan sedang diusulkan ke pusat ini sebagai bentuk untuk mendukung pengembangan destinasi pariwisata prioritas. Sebagaimana diketahui, pariwisata Gunungkidul sedang bergeliat dan masih membutuhkan pengembangan fasilitas yang mumpuni.

Nantinya pelaku UMKM di Gunungkidul mulai dari segala macam produk bisa mengakses jual beli Pasar Tematik Wisata tersebut. Sehingga perputaran uang pengunjung berada di kawasan tersebut.

“Pembangunan Pasar Tematik Wisata ini dimaksudkan agar lebih meningkatkan perekonomian lokal dan belanja wisatawan ke obwis di Gunungkidul lebih meningkat lagi,” papar dia.

Disinggung mengenai estimasi anggaran yang dibutuhkan oleh Pemkab Gunungkidul untuk membangun pasar tersebut, Sri Suhartanto menyebut perkiraan angka sekitar 86 miliar rupiah. Anggaran direncanakan akan diambil Dana Alokasi Khusus (DAK) yang mana pembangunan ini juga merupakan kelanjutan penataan kawasan pantai selatan oleh Dinas Pariwisata.

“Untuk konsep desain sedang disiapkan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan,” jelas Sri Suhartanta.

Sementara itu, Kabid Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gunungkidul, Ari Setiawan mengungkapkan bahwa program tersebut masih didiskusikan oleh beberapa OPD untuk dipaparkan ke pemerintah pusat. Dipilihnya kawasan parkir terpadu Pantai Krakal adalah sebagai upaya mendukung pengembangan pariwisata terutama pemasaran produk lokal di kawasan wisata.

Sebab kawasan wisata khususnya pantai saat ini menjadi magnet paling kuat untuk menarik kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara. Sehingga perlu adanya fasilitas dan terobosan baru untuk semakin menggeliatkan pariwisata dan pengenalan produk lokal.

Konsep sedang dibahas dan digodog oleh tim. Pun demikian persiapan lainnya, survei lokasi serta beberapa tahapan juga dilakukan sejak beberapa waktu lalu oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.

“Masih dalam proses diskusi dengan tim mbak. Program ini akan diusulkan ke pemerintah pusat untuk bisa diakses pada tahun 2022 mendatang,” ujar Johan.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler