fbpx
Connect with us

Peristiwa

Di Tengah Hujan Gerimis, Rumah Wasirah Kebakaran

Diterbitkan

pada tanggal

––>

Patuk, (pidjar.com)–Hujan yang mengguyur sebagian wilayah di Kabupaten Gunungkidul pada Rabu (13/11/2019) ini ternyata tak dapat menghindarkan Wasirah (60) warga Padukuhan Gunungan, Desa Beji, Kecamatan Patuk dari bencana. Malam tadi, rumah milik manula berusia 60 tahun tersebut mengalami kebakaran. Beruntung pada kejadian tersebut, tak sampai meminta korban. Walau begitu, kerugian diperkirakan mencapai jutaan rupiah lantaran bangunan dapur mengalami kerusakan akibat kobaran api yang sempat membesar.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kejadian ini pertama kali diketahui oleh Arif Wahyu Saputra yang merupakan tetangga korban. Kala itu, ia melihat kepulan asap dari rumah Wasirah. Sadar bahwa telah terjadi kebakaran, ia pun berteriak-teriak meminta pertolongan. Saksi juga sempat memanggil pemilik rumah yang saat itu berada di rumah saudaranya yang terletak tak jauh dari rumahnya.

Berita Lainnya  Kecapekan Tempuh Perjalanan, Pengunjung Pantai Baron Ambruk dan Meninggal Dunia Akibat Serangan Jantung di Hadapan Sang Istri

“Teriakan saksi ini kemudian memancing perhatian warga setempat yang berdatangan ke lokasi,” ujar petugas Damkar Gunungkidul, Agus Indratmoko, Rabu malam.

Secara bersama-sama, warga lantas berusaha melakukan pemadaman meski dengan peralatan seadanya. Secara bahu membahu, warga berupaya keras agar api tak merembet sampai ke bangunan lain dari rumah korban.

Tak berapa lama, informasi terkait insiden ini sampai kepada petugas Unit Damkar Gunungkidul serta Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Gunungkidul. Menggunakan peralatan lengkap, sejumlah petugas lalu mendatangi lokasi. Menurut Agus, setiba di lokasi kejadian, api sendiri telah berangsur mengecil.

“Tetangga korban secara inisiatif memadamkan api dengan air kran, sementara kondisinya juga hujan gerimis sehingga api bisa segera dipadamkan,” imbuhnya.

Atas kejadian ini, rumah korban mengalami kerusakan pada bagian dapur. Kobaran api kemudian merembet ke bagian atap. Menurut Agus, api bisa dengan cepat membesar lantaran di rumah yang terdiri dari kayu dan bambu itu, banyak bahan yang mudah terbakar.

Berita Lainnya  Pencarian Markiyem Resmi Dihentikan, Keluarga dan Warga Masih Lakukan Pencarian Mandiri

“Dugaan sementara, api berasal dari lilin yang dinyalakan korban di dapur,” tutupnya.

Iklan
Klik untuk Komentar
Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler