fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Diajak Sarapan Sego Berkat, Cara Bupati Pantau Pegawai di Hari Pertama Masuk Kerja Usai Libur Lebaran

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Senin (17/05/2021) pagi tadi, Bupati Gunungkidul memantau Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada hari pertama masuk kerja setelah cuti bersama dan libur lebaran tahun 2021. Pantauan tersebut dilakukan dengan mengundang puluhan pegawai di lingkup pemkab Gunungkidul untuk makan bersama dengan menu sego berkat dan es dawet.

Pantauan di lokasi, sekitar pukul 07.00 WIB, Bupati Gunungkidul telah berada di ruangan kantor Pemkab Gunungkidul. Satu persatu pejabat teras seperti Sekda dan Kepala Dinas serta kabid dan kasi pun berdatangan ke kantor pemkab.

Pada hari pertama masuk kerja ini, bupati mengajak para pegawai untuk makan bersama karena memang dalam aturan tidak di perkenankan melakukan halal bihalal.

“Bertemu pada pagi hari ini, selain untuk makan bersama juga untuk melihat kedisiplinan di hari pertama masuk kerja,” kata Bupati.

Selain itu, Sunaryanta juga sengaja mengajak makan sego berkat bukan tanpa alasan. Menurutnya, hal itu dilakukan untuk semakin mempererat hubungan di lingkup Pemkab Gunungkidul.

“Makna dari makan bersama sego berkat di hari pertama masuk kerja ini saya harapkan agar kita saling mengerti akan kesederhanaan, persamaan rasa meskipun tentu ada sekat-sekat dalam jabatan,” pungkas dia.

Sunaryanta menambahkan bahwa tak dipungkiri, tanggung jawab serta pekerjaan sehari-hari terkadang membuat lelah. Namun begitu dirinya berpesan kepada para pegawai agar tetap semangat.

“Kemarin sudah libur lebaran, saatnya semangat lagi jangan ada yang bolos,” tandas dia.

Dalam peraturan yang berlaku, PNS tidak diperbolehkan mudik dan mengambil perpanjang cuti ataupun bolos kerja. Pagi tadi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul melakukan monitoring kedisipilinan para PNS.

Kepala Bidang Status, Kinerja dan Kepegawaian, BKPPD Gunungkidul, Iskandar mengatakan pagi tadi pihaknya melakukan klarifikasi ke masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) atas kedisiplinan para pegawai. Hasilnya PNS yang work from office diketahui semua masuk sesuai dengan jadwal yang berlaku.

“Jadi karena masih diterapkan WFH-WFO maka kita lakukan klarifikasi ke OPD,” kata Iskandar.

Hasil klarifikasi yang dilakukan hari pertama kerja ini tidak ada yang memperpanjang cuti ataupun membolos kerja. Sejak jauh-jauh hari pihaknya memberikan himbauan kepada pegawai untuk tertib menjalankan aturan.

“Ya ada pengecualian misal cuti melahirkan atau sakit. Tapi pemantauan kita semua tertib tidak ada yang bolos, yang WFH tetap absen sesuai prosedur,” ucapnya.

Adapun sesuai dengan peraturan yang berlaku jika ada PNS yang membolos atau terbukti memperpanjang cuti karena faktor lain dan mudik akan dikenai sanksi disiplin sesuai aturan yang berlaku.

“Disesuaikan jenis pelanggarannya dan mengacu PP tentang disiplin PNS,” tutupnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler