Peristiwa
Digigit dan Dihisap Darahnya, Belasan Kambing di Purwodadi Mati Misterius
Tepus,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kasus ternak mati diduga karena diserang hewan liar kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul. Para peternak di Kalurahan Purwodadi, Kapanewon Tepus seminggu terakhir ini dilanda keresahan. Belasan kambing milik warga ditemukan mati dengan bekas gigitan di tubuhnya.
Lurah Purwodadi, Sagiyanto memaparkan, selama seminggu terakhir ini, dirinya mendapatkan laporan dari warga adanya 14 kambing yang mati. Dari jumlah kambing yang mati itu, secara keseluruhan memiliki ciri-ciri yang sama, yaitu ada bekas digitan di leher dan perut. Kambing-kambing ini hanya digigit dan diambil darahnya saja. Tidak ada tanda-tanda hewan diterkam atau dimakan dagingnya.
“Kejadian seperti ini sebenarnya masih sering terjadi setiap tahunnya. Dugaannya ya karena diserang hewan liar,” kata Sagiyanto, Jumat (06/08/2021).
Sementara itu, Jogoboyo Kalurahan Purwodadi, Suyanto menambahkan, terus jatuhnya korban ternak yang diserang hewan liar ini terjadi lantaran sebuah kebiasaan masyarakat yang memelihara ternak dikandangkan di ladang yang jaraknya cukup jauh dari rumah. Hal itu dimaksudkan untuk memudahkan pemilik saat memberi pakan. Padahal untuk pengawasannya sendiri justru sangat kurang.
“Masih jadi kebiasaan memang seperti itu, jadi ternak yang dikandangkan di ladang itu jumlahnya sangat banyak bahkan mencapai ratusan,” kata Suyanto.

Pada musim seperti ini, pemerintah kalurahan menghimbau para petani untuk mengandangkan ternaknya di sekitar rumah dulu. Sehingga untuk pengawasannya bisa lebih mudah dan mengantisipasi terjadinya hal-hal tidak diinginkan seperti diserang hewan liar.
“Kita sarankan untuk dibawa pulang dulu atau memperkuat dan merapatkan kandang, sehingga hewan liar tidak bisa masuk menyerang ternak,” imbuh dia.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengungkapkan, jika untuk sekarang ini pihaknya belum mendapatkan laporan terkait serangan hewan liar ini. Namun demikian, ia mengimbau kepada peternak atau petani untuk mengamankan ternaknya di sekitar rumah. Pihaknya akan segera menerjunkan tim untuk mengetahui penyebab pasti matinya belasan kambing di Purwodadi.
“Belum ada laporan. Seperti yang diketahui hampir setiap tahun ada kejadian seperti ini dan belum diketahui secara pasti jenis binatang apa yang menyerang ternak warga ini,” tutup Bambang.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized5 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized7 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized6 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized2 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
