Connect with us

Budaya

Dinas Kebudayaan Putuskan Tiadakan Rasulan Juli Ini

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Menindaklanjuti adanya kebijakan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Gunungkidul, berimbas pada sejumlah kegiatan kebudayaan yang biasa dilaksanakan di Gunungkidul. Pada tahun ini, Dinas Kebudayaan Gunungkidul memutuskan meniadakan kegiatan budaya rasulan yang biasanya dilaksanakan hampir di setiap kalurahan di Gunungkidul. Tak hanya rasulan, Dinas Kebudayaan juga memutuskan melarang penyelenggaraan seluruh kegiatan kebudayaan yang dilaksanakan secara langsung di masyarakat lantaran berpotensi menimbulkan kerumunan.

Kepala Dinas Kebudayaan Gunungkidul, Agus Kamtono mengatakan, pihaknya menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar untuk sementara menahan diri dalam mengadakan kegiatan kebudayaan. Di Gunungkidul sendiri, pada bulan-bulan ini terkenal diselenggarakannya bersih desa atau yang biasa dikenal dengan istilah rasulan. Budaya rasulan sendiri dilaksanakan hampir seluruh kalurahan di Gunungkidul.

Berita Lainnya  Aplikasi Segera Dilaunching, Urus Perizinan Kini Bisa Secara Online

“Untuk kegiatan apapun yang berpotensi menimbulkan kerumunan untuk sementara ditiadakan, termasuk rasulan ini,” jelas Agus, Jumat (23/07/2021) siang.

Kebijakan peniadaan rasulan sendiri untuk sementara hanya untuk yang dijadwalkan berlangsung pada Juli ini. Sementara untuk jadwal rasulan Agustus mendatang, pihaknya masih melakukan kajian. Menurut Agus, sedikit banyak, keputusan berkaitan ini akan sangat tergantung pada kebijakan dari pemerintahan di level atas. Seperti misalnya pemberlakukan perpanjangan kembali PPKM ataupun ada kebijakan lainnya.

“Karena tidak diselenggarakan, bantuan rasulan dari danais juga tidak bisa dicairkan,” imbuhnya.

Agus menegaskan, pihaknya akan bekerjasama dengan gugus tugas penanggulangan covid19 kabupaten agar memantau dan mengawasi kegiatan di masyarakat yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Nantinya jika ada yang nekat menggelar kegiatan kebudayaan yang menimbulkan kerumunan, pihaknya akan mengambil langkah tegas.

Berita Lainnya  Tahap Vaksinasi Covid19 Gunungkidul Akan Dilaksanakan Pertengahan Januari

“Tapi tindak lanjut jika ada pelanggaran ada di Tim Gugus Kabupaten,” sambungnya.

Lebih lanjut, Agus menyebutkan sejak PPKM Darurat diterapkan harusnya masyarakat bisa memahami agar tidak mengadakan kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan. Tak hanya rasulan, acara olahraga yang dapat menimbulkan kerumunan juga ditiadakan, acara hajatan juga dibatasi orangnya.

“Kegiatan sosial budaya dan olahraga ditiadakan sesuai aturan PPKM Darurat, mestinya tim gugus tidak mengijinkan karena aturannya jelas,” terang Agus.

Hal itu untuk menghindari terjadinya kluster baru yang akan memicu tingginya penularan covid19 di Gunungkidul. Sebelumnya, kluster rasulan sempat terjadi di Gunungkidul, tepatnya di Kapanewon Tanjungsari pada bulan lalu. Kluster tersebut memicu kenaikan jumlah pasien covid19 Gunungkidul. Pihak Dinas Kesehatan juga kesulitan untuk melakukan tracing lantaran banyaknya terjadi interaksi di acara tersebut.

Berita Lainnya  , Demi Efisiensi, Pemerintah Wacanakan Terapkan Sistem Zonasi Untuk Para Guru

Secara keseluruhan, tercatat di Gunungkidul sudah sebanyak 12.588 kasus konfirmasi covid19, 8.889 oarang dinyatakan sembuh, 3.092 orang masih dalam perawatan, dan 607 orang meninggal dunia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis4 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler