fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Berhasil Kembangkan Pariwisata Tanpa Bergantung APBD, Gunungkidul Ingin Tiru Kota Malang

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)–Malang merupakan salah satu daerah dengan tingkat pertumbuhan pariwisata yang sangat tinggi. Meski dengan sumber daya alam yang cukup terbatas, akan tetapi dengan penanganan yang sangat tepat dan proporsional oleh kerjasama apik antara pemerintah dengan pihak swasta, Kota Malang pada akhirnya bisa menjadi salah satu kekuatan pariwisata yang tengah diperhitungkan di Indonesia.

Bupati Gunungkidul, Badingah sangat tertarik untuk mencontoh konsep pengembangan pariwisata di Kota Malang. Badingah mengatakan, salah satu hal yang dikembangkan Kota Malang dan perlu segera dilakukan di Gunungkidul adalah pengembangan pariwisata tanpa terlalu bergantung pada APBD.

Menurut Bupati, konsep ini sangat cocok mengingat keterbatasan anggaran yang dialami oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.Ke depan, kerjasama dengan Pemerintah Kota Malang ditandaskan Bupati akan terus ditingkatkan.

Berita Lainnya  Tunggu Fatwa Kraton, Nasib Beringin Kembar Alun-alun "Selamat" Tahun 2022 Ini

“Pemkot Malang ini mengembangkan pariwisata dengan minim peran APBD. Ini yang harus kita tiru,”ucap Badingah ketika menerima kunjungan rombongan Pemkot Malang yang dipimpin oleh Sekda Kota Malang, Wasto di Bangsal Sewoko Projo, Jumat (05/01/2018) siang.

Menanggapi ketertarikan Bupati Gunungkidul, Sekda Kota Malang, Wasto menyatakan bahwa pihaknya siap untuk bekerja sama dalam hal pengembangan pariwisata. Wasto melihat bahwa potensi Gunungkidul sebenarnya sangat besar lantaran memiliki keanekaragaman potensi wisata alam. Hal ini yang sama tidak dimiliki oleh pihaknya. Selama ini, pengembangan pariwisata di Kota Malang menurut Wasto lebih bergantung pada obyek wisata berjenis kampung tematik, taman wisata maupun kegiatan-kegiatan baik berskala daerah, nasional maupun internasional.

Berita Lainnya  Disediakan Stand Khusus, Produk Makanan UMKM Gunungkidul Kini Dipajang di Indomaret

“Saya lihat perkembangan pariwisata di Gunungkidul sudah meningkat sangat pesat,” kata Wasto yang asli Gunungkidul ini.

Konsep kerjasama yang paling memungkinkan dilakukan antara Kota Malang dan Gunungkidul disebut Wasto adalah sister city, pengembangan pariwisata dan budaya. Ia menjanjikan ke depan, selalu ada tempat bagi kontingen Gunungkidul ketika pihaknya menggelar event di Kota Malang. Diharapkan nantinya, keterlibatan kontingen Gunungkidul bisa membuat Gunungkidul semakin dikenal oleh masyarakat luas, baik dalam negeri maupun luar negeri.

“Ibu Bupati tadi juga akan menyediakan spot bagi kami untuk ikut tampil di event yang digelar di Gunungkidul. Sejauh kesepakatan untuk menjalin kerjasama sudah ada, nanti teknisnya biar OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait yang saling bertemu dan membahas secara detail,” urai dia.

Berita Lainnya  Masih Ada Kalangan Menolak Imunisasi, Dinas Gandeng Tokoh Agama Gencarkan Sosialisasi

Selain Gunungkidul, rombongan Pemkot Malang juga berkunjung ke sejumlah tempat di DIY. Antara lain yang dikunjungi adalah Kabupaten Sleman. Di sana, rombongan Pemkot Malang meninjau program Instalasi Pengolahan Air Limbah Komunal (IPAL). Sleman dinilai berhasil lantaran selain program itu berjalan baik dan berdaya guna untuk masyarakat, sistem pengelolaannya juga sudah melibatkan unit usaha.

“Sementara di Malang kami masih bergantung pada iuran warga. Ini yang ingin kami pelajari,” katanya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler