Connect with us

Pemerintahan

Dinas Kelautan dan Perikanan Klaim Tak Ada Kegiatan Ilegal Fishing di Gunungkidul

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Dinas Kelautan dan Perikanan mendorong nelayan dan masyarakat luas yang melakukan penangkapan ikan harus ramah lingkungan. Berdasarkan data yang ada, dalam kurun waktu 5 tahun terakhir tidak ada laporan yang masuk ke dinas terkait tindak ilegal dalam penangkapan ikan atau kerap dikenal ilegal fishing.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul, Krisna Berlian mengungkapkan, penangkapan ikan menggunakan setrum, racun, ataupun pengeboman sangat membahayakan bagi ekosistem ikan, dimana dapat merusak plasma nutfah yang ada di lokasi tersebut. Selain itu juga merusak terumbu karang, pencemaran lingkungan, dan mematikan berbagai jenis ikan yang ada di sekitarnya.

“Sangat berbahaya, dampaknya berkepanjangan,” kata Krisna Berlian, Rabu (17/02/2021).

Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir ini pihaknya tidak mendapat laporan dari masyarakat atau pun temuan mengenai penangkapan ikan dengan cara-cara yang merusak tersebut. Adapun langkah antisipasi yang telah dilakukan oleh DKP adalah melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan tindak pelanggaran tersebut.

Berita Lainnya  Tanaman Kacang Tanah Diserang Tikus, Petani dan Pemerintah Lakukan Gerakan Pengendalian Hama

Kemudian juga dilakukan pemasangan papan larangan di titik-titik rawan atau strategis. Petugas juga membentukan kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas) yang berperan aktif dalam upaya mencegah pelanggaran penggunaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan.

“Kami masih terus berupaya. Hasilnya sekarang sudah tidak ada kegiatan semacam itu. Meski demikian edukasi tetap diberikan agar masyarakat semakin paham,” imbuh dia.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk terus meningkatkan kapasitas tangkap ikan dan olahan ikan pihaknya terus memberikan pelatihan kepada para nelayan maupun kelompok pengolah ikan.

“Pelatihan tetap diberikan difasilitasi oleh Kemenerian Kelautan dan Perikanan,” tutup dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 hari yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler