fbpx
Connect with us

Pariwisata

Dinas Rekomendasikan Wisata Alam Saat Libur Nataru

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul mengeluarkan surat edaran kepada seluruh pengelola dan pelaku jasa wisata untuk memperketat protokol kesehatan menghadapi lonjakan wisatawan di libur Natal dan Tahun Baru 2021. Selain itu juga merekomendasikan wisatawan untuk memilih wisata alam di Kabupaten Gunungkidul sebagai antisipasi penularan atau penyebaran covid-19 di tempat wisata.

Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Asti Wijayanti mengatakan dalam surat himbauan itu berisi masing-masing pelaku dan pengelola wisata wajib menyediakan tempat cuci tangan. Baik wisatawan dan pengelola yang ada juga wajib mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

“Sekarang himbauannya 4M itu. Wajib dilakukan oleh pengunjung, pengelola ataupun pelaku usaha,” kata Asti Wijayanti, Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul.

Dengan memperketat penerapan protokol, Asti meyakini wisata Gunungkidul akan aman dikunjungi apabila semua mematuhi peraturan yang ada. Sehingga tidak ada temuan kluster penyebaran covid-19 di kawasan wisata.

Disisi lain dinas juga merekomendasikan pengunjung untuk memilih wisata alam sebagai tujuan menghabiskan waktu dan menikmati panorama Gunungkidul. Ia mengungkapkan bahwa wisata alam memiliki resiko penularan yang sedikit lebih rendah jika dibanding dengan kawasan wisata yang berada dalam ruangan atau lingkungan tertutup.

“Wisata alam 60% lebih aman yang berarti tidak terlalu beresiko,” tambahnya.

Pada perayaan natal dan tahun baru ini dinas menargetkan jumlah kunjungan wisatawan sebayak 204.822 pengunjung dengan pendapatan 1,54 miliar rupiah. Pemerintah juga telah menyiapkan petugas siaga di kawasan wisata dan titik tertentu.

“Sampai saat ini PAD Pariwisata sudah 94% tercapai dan meski dengan pembatasan jumlah kunjungan saya yakin akan terpenuhi hingga libur akhir tahun selesai” pungkasnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler