Sosial
Dipicu Hamil di Luar Nikah, Trend Pernikahan Dini Meningkat 100% Selama Pandemi
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Tren pernikahan dini di Gunungkidul meningkat pesat selama pandemi. Pada tahun 2020 lalu, Pengadilan Agama Wonosari mengabulkan hingga ratusan permohonan dispensasi nikah. Sebagian besar pemohon pernikahan dini sendiri dipicu oleh kehamilan di luar nikah oleh para remaja.
Panitera Pengadilan Agama Wonosari, Mokhamad Udiyono memaparkan, pada tahun 2020, kenaikan pengajuan dispensasi mencapai lebih dari 100%. Ia memaparkan, prosentase kenaikan sendiri berdasarkan perhitungan bahwa pada tahun 2019, pihaknya hanya mengabulkan 108 perkara dispensasi.
“Tahun 2020 kemarin kami mengabulkan 231 permohonan. Perubahan aturan mengenai batasan usia minimum pernikahan menjadi penyebab utamanya,” jelas Udiyono, Jumat (29/01/2021).
Udiyono menambahkan, puncak pertambahan dispensasi pernikahan terjadi pada bulan Juli 2020 lalu. Di mana kala itu terdapat 41 pengajuan yang ia kabulkan.
“Saat ini syarat pernikahan baik laki-laki dan perempuan sama, 19 tahun. Ini yang membuat ada lonjakan signifikan,” katanya.
Dikatakan Udiyono, pada aturan sebelumnya UU Nomor 1/1974 menyebutkan batas minimum menikah untuk perempuan 16 tahun sementara laki-laki 19 tahun. Kebanyakan para remaja belasan tahun tersebut terpaksa mengajukan dispensasi pernikahan karena telah mengalami kehamilan di luar nikah.
“Pengajuan pun dikabulkan hakim karena berbagai macam pertimbangan,” jelasnya.
Sementara itu, Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, DP3AKBPMD Gunungkidul, Rumi Hayati menjelaskan pernikahan usia muda memang belakangan ini memang cenderung mengalami peningkatan. Sejauh ini, pihaknya telah melakukan berbagai macam penyuluhan bersama kader-kader di tingkat kalurahan guna terus menekan trend peningkatan pernikahan dini.
“Banyak penyebabnya, ada karena kekerasan seksual, kehamilan yang tidak diinginkan, kami mengupayakan langkah pencegahan dengan penyuluhan,” kata Rumi.
-
Uncategorized7 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya6 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized6 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized7 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized7 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
