Pemerintahan
Dirilis 2019, Pemkab Gunungkidul Sudah Rencanakan Upgrade Aplikasi Mobsi
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Mobile Presensi (Mobsi) telah diberlakukan oleh pemerintah sejak tahun 2019 lalu. Hampir secara keseluruhan di lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mulai menerapkan presnsi berbasis online dengan menggunakan sistem android ini. Sejumlah masukan untuk penyempuraan aplikasi ini pun mulai ditampung oleh Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPPD) Gunungkidul. Ke depan, direncanakan akan langsung dilakukan upgrade aplikasi ini untuk mempermudah pelayanan pada pegawai negeri sipil (PNS).
Subbagian Status ran Kedudukan Pegawai, BKPPD Gunungkidul, Sunawan menjelaskan, sudah sejak setahun terakhir ini pihaknya telah menerapkan aplikasi tersebut. Namun demikian, ada beberapa OPD yang belum menerapkannya lantaran terbentur sejumlah kendala. Tahun 2021 mendatang, pemerintah akan menganggarkan untuk upgrade versi baru. Di mana nantinya, aplikasi ini dapat lebih mudah diakses. Dan dengan kemudahan aplikasi serta penambahan fasilitas, seluruh OPD akan bisa menerapkan aplikasi ini untuk absensi.
Dalam upgrade yang direncanakan, fitur-fitur yang tersedia untuk presensi pun diharapkan jauh lebih lengkap. Sehingga kemudian, data mengenai kehadiran PNS jauh lebih valid. Mengingat kehadiran dalam ketugasan ini menjadi salah satu indikator dalam kinerja para abdi negara ini.
“Tahun 2021 ini akan kami upgrade dengan versi terbaru. Ini sudah dibicarakan dan direncanakan,” ujar Sunawan, Selasa (14/01/2020).
Ia menambahkan, rencana upgrade ini merupakan bentuk pihaknya yang mengakomodir masukan dari lapangan yang terus masuk. Dengan segala perbaikan, diharapkan nantinya aplikasi ini bisa secara optimal dalam menunjang pelayanan.

Beberapa kendala yang dihadapi ungkapkan oleh Sunawan yakni daerah-daerah yang masuk dalam kategori blank spot sehingga mereka tidak dapat mengakses internet dengan baik. Kondisi ini kemudian berdampak pada presensi yang tidak bisa dilakukan secara online.
“Dalam aturan yang ada bagi mereka yang tidak bisa mengakses internet karena faktor lainnya masih bisa menggunakan presensi manual,” tambahnya.
Memang belum secara keseluruhan menerapkan aplikasi ini. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu dan kemudahan yang diberikan para PNS di OPD-OPD mulai menggunakan aplikasi ini. Dicontohkan, di lingkup Dinas Kesehatan saja misalnya. Para pegawai Negeri Sipil yang tersebar di Puskesmas pun juga sudah mulai menerapkan aplikasi ini.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
