Politik
Tiga Pasangan Independen Mendaftar, KPU Gunungkidul Berencana Tambah Anggaran
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gunungkidul nampaknya akan melakukan revisi anggaran terkait dengan Pilkada 2020 ini. Pasalnya anggaran yang telah ada saat ini hanya disiapkan untuk 5 pasang. Sebelumnya, diperkirakan akan maju 4 pasangan dari partai politik dan 1 dari jalur independent. Namun sampai saat ini, telah ada 3 pasangan independent yang aktif melakukan konsultasi ke KPU Gunungkidul berkaitan dengan pencalonan.
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani mengatakan, adanya 3 pasangan yang berminat maju melalui jalur independan membuat pihaknya harus mengambil langkah. Ketiga pasangan tersebut telah mengirim utusan ke KPU Gunungkidul untuk meminta username Sistem Informasi Pencalonan Pemilu (Silon).
“Awalnya prediksi KPU Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati yang akan maju Pilkada serentak 2020 adalah sebanyak 5 pasangan, 4 maju melalui jalur partai politik sedangkan satu pasangan maju melalui jalur independen. Tapi saat ini ada 3 pasang dari independent,” ujar Hani, Selasa (14/01/2020).
Nantinya, jika calon dari jalur independen benar-benar memenuhi syarat dan maju sebagai Calon Nupati pada Pilkada 2020, maka KPU akan membutuhkan perencanaan anggaran tambahan. Pihaknya akan menunggu sampai dengan 23 Februari untuk menentukan langkah ke depan.
“Nanti kita tunggu dari tanggal 19 sampai 23 Februari itu jadi menyerahkan syarat-syarat atau tidak, karena setelah menyerahkan syarat-syarat masih ditindaklanjuti dengan verifikasi dan pencocokan data di lapangan,” katanya.

Setelah itu lanjut Hani, jika ketiga pasangan tersebut lolos dan berhak maju Pilkada 2020 maka pihaknya akan melakukan pencermatan ulang anggaran yang dibutuhkan. Tidak menutup kemungkinan, pihaknya akan memanfaatkan revisi anggaran.
“Nanti akan ada revisi anggaran tetapi kami masih menunggu apakah pasangan bakal calon dari jalur independen ini benar-benar akan maju pada Pilkada 2020,” ucapnya.
Hani menjelaskan, berdasarkan urutan yang menyerahkan mandat operator tiga bakal calon bupati dari jalur independen adalah Suroto dan Y. Sri Rahayu; Anton Supriyadi ST dan Suparno SH, MH, serta Drs. Budi Oetomo Prasetyo M.Pd dan Sri Mulyani.
Sebelumnya KPU telah menetapkan anggaran untuk penyelenggaraan Pilkada 2020 mendatang sebesar Rp 27,7 miliar rupiah. Dari jumlah tersebut, ploting anggaran terbanyak terdapat pada pembiayaan operasional badan adhock yang didalamnya terdapat PPK, PPS dan KPPS.
Hani mengatakan, dari total anggaram yang ada sebanyak 60,62 persen digunakan untuk honor badan adhock. Jumlah tersebut dapat dibilang cukup banyak mengingat banyaknya jumlah desa di Gunungkidul.
“Sekitar 60,62 persen atau sekitar Rp 16 miliar sekian untuk pembiayaan badan adhock,” ujar dia.
Ditambahakannya, anggaran juga akan digunakan untuk membiayai kegiatan sosialisasi. KPU Gunungkidul menganggarkan sebanyak 6,83 persen atau sekitar Rp 1,9 miliar untuk pembiayaan kegiatan tersebut.
“Kemudian sisanya untuk biaya tahapan-tahapan Pemilu, seperti pemutakhiran daftar pemilih, fasilitasi kampanye dan lainnya,” ucapnya.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized6 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized1 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized1 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized2 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
