Sosial
Ditemukan Dalam Kondisi Sakit dan Kelaparan di Ladang, Pria Tak Dikenal Akhirnya Dinyatakan Meninggal Dunia
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sempat dirawat beberapa hari, seorang laki-laki tak dikenal yang ditemukan pada tanggal 31 Desember 2019 malam lalu akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Saat ditemukan, pria yang terlihat sendirian di sebuah ladang di Desa Banyusoca, Kecamatan Playen tersebut memang dalam kondisi lemas lantaran diduga kelaparan. Kondisinya terus memburuk sejak pertama kali tiba di Puskesmas Playen hingga kemudian akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Hingga menghembuskan nafas terakhirnya, pria dengan kisaran usia 45 hingga 50 tahun tersebut tak diketahui identitasnya.
Informasi yang berhasil dihimpun, pria tak dikenal tersebut ditemukan oleh sejumlah warga di sebuah ladang yang berjarak 500 meter jalan umum padukuhan Klepu. Sekitar pukul 19.30 WIB warga bersama sejumlah tim kemudian mengevakuasi pria malang ini. Lantaran kondisinya dirasa mengkhawatirkan, warga lantas membawanya ke Puskesmas terdekat.
Ketika dikonfirmasi, Kepala Puskesmas Playen, dr Jolanda mengungkapkan pasien tak beridentitas tersebut langsung mendapatkan perawatan dari jajarannya. Tindakan kemudian dilakukan oleh medis untuk pemulihan kondisi yang bersangkutan. Sejak awal menurut Jolanda, pria tersebut memang sudah sulit diajak komunikasi. Namun demikian, masih dapat makan maupun minum.
“Kondisinya lemas tapi masih bisa respon kalau untuk makan dan minum,” kata Jolanda, Jumat (03/01/2020).
Dua hari mendapatkan penanganan dari medis kondisinya terus dipantau. Dari hasil pemeriksaan, gula darah yang bersangkutan terpantau masih normal, hanya saja memang ditemukan gangguan pada jantung. Dua hari semula masih bisa mendapatkan makan dan minum, namun sejak Rabu siang kondisinya terus turun bahkan masuk indikasi atau ciri-ciri sroke.

“Sejak kemarin sudah sangat lemah dan terus memburuk, responnya lemah sekali. Baru pagi tadi sekitar 06.15 saya dapat kabar jika meninggal dunia. Kalau untuk dua hari kemarin makan dan nafasnya diselang,” tambahnya.

Adapun untuk penanganan orang tidak diketahui identitasnya, seluruh biaya menurutnya dicover oleh puskesmas setempat. Sejak kondisinya terus memburuk, sebenarnya pria malang ini direncanakan akan dirujuk ke beberapa rumah sakit. Namun menurutnya, upaya tersebut terhambat lantaran tidak ada kamar kosong. Sejak awal,.dari petugas langsung berkoordinasi dengan lintas lembaga untuk penanganan, bahkan rencananya jika kondisi tidak kunjung membaik akan dirujuk namun harus ada penjamin.
“Sudah ada rembukan bahkan mungkin jaminannya hari ini sudah turun,” imbuhnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Gunungkidul, Wijang Eka Aswana mengatakan jika proses pemakaman mr. X sendiri hingga saat ini telah berlangsung. Pihak dinas sebelumnya terus mencari identitas dari yang bersangkutan. Pihaknya juga sempat mendatangkan tim Inafis dari kepolisian untuk melakukan pengecekan. Namun upaya ini tak berhasil dalam menemukan identitas yang bersangkutan.
“Yang bersangkutan sudah dimakamkan. Sejak awal memang ada koordinasi dengan OPD lainnya,” ujar dia.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
