fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Proyek Revitaliasi Senilai 7,8 Miliar Rampung, Pasar Playen Akan Segera Kembali Dibuka

Diterbitkan

pada tanggal

Playen,(pidjar.com)–Pasar Playen yang terletak di Desa Ngawu, Kecamatan Playen dipastikan akan mulai beroprasi pada awal tahun 2020 ini. Setelah direvitalisasi sejak tahun 2018 lalu, para pedagang di Pasar Playen nantinya akan menempati satu-satunya pasar yang diproyeksikan menjadi Pasar Standar Nasional Indonesia dan pasar percontohan di Gunungkidul ini.

Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gunungkidul, Ari Setiawan mengungkapkan, pembangunan tahap satu dan tahap dua Pasar Playen telah berhasil diselesaikan sesuai target yakni pada akhir tahun 2019. Adapun sumber dana sendiri digelontorkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) senilai total Rp 7,8 miliar.

“Saat ini para pedagang tengah berembuk untuk pembagian kios dan sekaligus rencana pindahan dari pasar darurat,” ungkap Ari, saat dikonfirmasi pidjar.com, Jumat (03/01/2020).

Ari mengatakan, nantinya dengan fasilitas pasca revitalisasi ini, Pasar Playen akan dijadikan pasar percontohan yang memiliki Standar Nasional Indonesia. Menurutnya, di Pasar Playen sendiri hampir memenuhi 44 kriteria yang ada yang menentukan standar tersebut. Mulai dari kios yang terpisah di masing-masing komponen, akses difabel, ruangan merokok dan lainnya.

Berita Lainnya  Pemetaan Distribusi Bantuan Dropping Air, Baru 1 Kapanewon Ajukan Data

“Standar layanan kepada pengunjung sangatlah dibutuhkan, mudah-mudahan segera terwujud,” imbuh Ari.

Menurutnya, setelah penataan selesai, para pedagang nantinya diwajibkan membayar kontrak kios. Adapun kontrak sendiri yakni untuk kios per meter persegi Rp. 737.040,- sementara per los per meter persegi yakni Rp. 353.779,-. Biaya sewa tersebut berlaku selama tiga tahun.

“Keistimewaan pasar ini, pedagang sayur dan sembako langsung dari petani, sehingga nantinya bisa menjadi rujukan wisatawan untuk belanja,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Kabupaten Gunungkidul, Johan Eko menambahkan, pasar Playen sendiri adalah satu diantara sekian pasar di Gunungkidul yang direvitalisasi pada tahun 2019 lalu. Diantara pasar-pasar yang direvitalisasi adalah Pasar Playen, Pasar Karangijo Ponjong dan Pasar Jimbaran Ponjong. Keseluruhan pasar tersebut akan kembali beroperasi secara penuh pada tahun 2020 ini setelah proses pembangunan bisa dilakukan tepat waktu.

Berita Lainnya  Sempat Ngendon di Polres, Kendaraan Massa Kampanye Yang Ditahan Sudah Mulai Boleh Diambil

“Saat ini masih dalam tahapan penataan pedagang, sebelum akhirnya nanti pasar dibuka dan difungsikan kembali,” pungkas Johan.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler