Peristiwa
Dituding Banyak Selewengkan Dana, Dukuh Ngimbang Dituntut Lengser Warganya
Ngawen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Puluhan orang yang tergabung dalam perwakilan warga Padukuhan Ngimbang, Desa Watusigar, Kecamatan Ngawen menggelar aksi demosntrasi di balai desa setempat, Senin (26/02/2018) siang. Aksi ini dilakukan lantaran adanya dugaan penyelewengan berbagai bantuan pemerintah kepada warga yang dilakukan Kepala Dukuh Ngimbang, Suyatno.
Setelah melakukan orasi kurang lebih 30 menit di hadapan Kades Watusigar dan perangkatnya, warga pendemo kemudian diajak melakukan audiensi di dalam aula bersama 10 orang perwakilan bersama Kepala Dukuh Ngimbang yang dipimpin oleh Kades Watusigar Pardi.
Berdasarkan pemaparan dari warga setempat yang melakukan orasi, Sutanto, warga menuding Dukuh Ngimbang telah melakukan penyelewengan dana bantuan. Adapun dana yang diduga dikorupsi tersebut yakni pemotongan PKH, penggelapan uang SPAMDus, dan penggelapan bantuan bagi warga terdampak bencana.
"Tidak hanya itu saja, pembuatan akte diminta Rp350 ribu. Sudah sekitar 4 tahun yang lalu dibayar, sampai sekarang belum juga jadi," paparnya.
Adapun untuk penyelewengan dana PKH ini pencairannya dipotong sebesar 15 persen per keluarga. Dukuh Ngimbang saat itu berdalih bahwa pemotongan ini sebagai biaya pemerataan bantuan dan akan diberikan kepada keluarga yang tidak menerima bantuan. Menurut Sutanto hal ini merupakan pelanggaran lantaran seharusnya berdasarkan peraturan yang berlaku, pencarian dana PKH diberikan secara utuh tanpa ada pemotongan.
Ia melanjutkan, dugaan penyelewengan juga diduga dilakukan pada dana SPAMDus. Sudah selama 1 tahun ini pengelolaannya diambil alih oleh pihak padukuhan. Selama itu pula, warga tak pernah tahu ke mana biaya yang selama ini mereka bayarkan secara rutin. Pasalnya ketika warga sedang butuh untuk memperbaiki mesin air yang rusak, namun dana dari padukuhan tak kunjung bisa dicairkan.
"Masalah ini sebenarnya kami sudah kasih kelonggaran, tapi tetap tidak ada itikad baik dari Pak Dukuh," keluh Sutanto.
Tidak hanya itu saja, berbagai dana yang seharusnya dibutuhkan warga namun tidak pernah dirasakan warga langsung, membuat mereka semakin geram. Seperti bantuan warga terdampak akibat bencana Siklon Dahlia beberapa waktu lalu. Bantuan yang datang baik uang maupun barang tidak sampai ke masyarakat dan justru diendapkan di ruangan pemerintah dusun.
Audensi kemudian memanas ketika Dukuh Ngimbang yang dihadirkan menjelaskan keluhan-keluhan warga tersebut secara berbelit. Serempak, warga lantas menuntut Suyatno untuk segera mengundurkan diri lantaran dinilai tak becus melayani masyarakat dan justru malah merugikan warga. Untuk meredam suasana panas agar tidak sampai timbul hal-hal yang tidak diinginkan, Pemerintah Desa Watusigar kemudian menyatakan akan segera membentuk tim investigasi untuk menyelidiki tudingan warga. Bukannya membuat suasana mendingin, namun pernyataan ini justru membuat sejumlah warga kembali berteriak-teriak. Mereka tak terima dengan jalan keluar ini lantaran dianggap terlalu lama. Akhirnya situasi bisa kembali mencair setelah disepakati, Suyatno diberi waktu selama 3 hari untuk kemudian melakukan pengunduran diri dari jabatannya.
Kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Kepala Desa Watusigar, Pardi mengatakan, hasil musyawarah diputuskan bahwa Suyatno akan melakukan pengunduran diri di Balai Padukuhan dengan disaksikan oleh warga Ngimbang. Adapun keputusan ini telah dibuat berita acara bahwasanya tanggal 28 Februari 2018 akan dilangsungkan pengunduran diri oleh Kepala Dukuh Ngimbang di Balai Padukuhan pukul 12.00 Wib.
"Ini menjadi tamparan keras bagi saya karena telah kecolongan di dusun saya sendiri," ucap dia.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya1 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized3 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan4 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized5 hari yang laluDua Oknum Kejaksaan di Gunungkidul Diduga Terlibat Skandal Asusila
