fbpx
Connect with us

Peristiwa

Kebakaran Hebat di Ngawen, Api Lalap Pabrik Kayu dan Rumah Warga

Diterbitkan

pada

Ngawen,(pidjar.com)–Kebakaran besar terjadi di sebuah pabrik mebel yang terletak di Padukuhan Sambeng V, Kalurahan Sambirejo, Kapanewon Ngawen pada Kamis (30/06/2022) tengah malam tadi. Dalam insiden ini, api yang berkobar membakar bangunan, peralatan hingga kayu-kayu yang tersimpan di gudang. Kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai ratusan juta. Warga setempat sendiri sempat panik lantaran api sempat merembet ke bangunan lain.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun pidjar.com, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 23.30 WIB. Saat itu, salah seorang pekerja di pabrik sekaligus gudang milik CV Samijaya Furniture melihat api membesar dari peralatan oven kayu yang tengah digunakan.

Dengan cepat, api lalu terus membesar. Hal ini lantaran memang di bangunan tersebut memang terdapat kayu-kayu yang mudah terbakar. Sejumlah pekerja yang dibantu warga sendiri sempat berusaha melakukan pemadaman. Namun upaya tersebut tak membuahkan hasil. Api terus berkobar dan melalap habis bangunan beserta isinya.

Berita Lainnya  Cek-cok Suami Istri Berujung Petaka, Mertua Bacok Menantu

Kobaran hebat api lalu memancing perhatian warga setempat yang langsung berdatangan ke lokasi kejadian. Sebagian warga membantu proses pemadaman serta menyelamatkan sejumlah barang yang ada di dalam bangunan. Sementara warga lainnya melaporkan kejadian ini ke Unit Pemadam Kebakaran Gunungkidul.

Warga sendiri sempat panik lantaran kobaran api yang terus membesar sendiri sempat merembet ke rumah milik Wartini (45) yang berada tepat di belakang pabrik dan gudang kayu tersebut. Beruntung kobaran api berhasil dilokalisir sehingga hanya merusak bagian belakang rumah milik Wartini.

Ketua Regu PBK Gunungkidul, Rahmadani menuturkan, mendengar laporan adanya kebakaran ini, pihaknya langsung menurunkan sejumlah mobil pemadam kebakaran bersama dengan truk tangki. Menurutnya, kobaran api yang terjadi sendiri cukup besar sehingga membutuhkan upaya maksimal dari petugas pemadam kebakaran yang dibantu dengan sejumlah pihak lain.

Berita Lainnya  Densus 88 Gerebek Rumah Terduga Teroris di Ngunut

Bahkan untuk proses pemadaman dan pendinginan sendiri, pihaknya menghabiskan sekitar 20 hingga 30 tangki air. Beruntung di dekat lokasi kejadian, terdapat sungai yang masih memiliki air. Sehingga kemudian proses pemadaman api bisa berjalan lancar dan cepat.

“Kondisi kebakaran sendiri memang cukup besar,” papar Dani, Jumat (01/07/2022) dinihari.

Menurut Dani, dalam insiden ini, tak sampai menimbulkan korban jiwa maupun luka. Namun begitu, kerugian sendiri diperkirakan mencapai ratusan juta.

“Untuk perkiraan kerugian secara pasti masih belum bisa dipastikan. Api juga sempat merembet dan merusak bagian belakang milik Wartini,” lanjut dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler