Uncategorized
Dua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
Wonosari, (pidjar.com)–Dua peristiwa orang meninggal dunia akibat gantung diri terjadi di dua wilayah berbeda di Kabupaten Gunungkidul pada Jumat (17/7/2026). Korban masing-masing merupakan seorang pria lanjut usia di Kapanewon Tanjungsari dan seorang perempuan di Kapanewon Nglipar.
Peristiwa pertama diketahui sekitar pukul 05.30 WIB di kawasan Alas Pak Bendo, Padukuhan Nglaos, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari. Korban berinisial S (65), warga Padukuhan Ngelo, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di sebuah gubuk ladang.
Kapolsek Tanjungsari, AKP Agus Fitriyatna, menjelaskan korban sehari sebelumnya menyusul istrinya ke ladang. Menjelang Magrib, istrinya mengajak korban pulang, namun korban memilih tetap berada di ladang dengan alasan masih menunggu temannya.
“Pada Jumat pagi sekitar pukul 05.30 WIB, seorang warga yang hendak ke ladang melihat korban sudah dalam kondisi tergantung di dalam gubuk. Setelah dipastikan bersama warga lain, korban diketahui telah meninggal dunia dan kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Tanjungsari,” kata AKP Agus Fitriyatna.
Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 09.30 WIB, peristiwa serupa kembali terjadi di Padukuhan Glompong, Kalurahan Pengkol, Kapanewon Nglipar. Korban diketahui bernama SRM (60), seorang petani.
Kapolsek Nglipar, AKP Aris Sugianto,mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh seorang saksi yang datang ke rumah untuk mengajaknya menghadiri acara makan bersama.
“Karena beberapa kali dipanggil tidak ada jawaban dan pintu rumah terbuka, saksi masuk ke dalam rumah. Saat sampai di dapur, saksi melihat korban sudah dalam keadaan tergantung lalu berteriak meminta pertolongan warga,” ujar Kapolsek
Petugas Polsek Nglipar bersama tim medis Puskesmas Nglipar I kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan terhadap jenazah. Hasil pemeriksaan medis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan.
“Menurut keterangan tetangga, korban memiliki riwayat operasi mata sekitar tiga bulan lalu dan diduga mengalami persoalan ekonomi. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, kejadian ini murni gantung diri dan pihak keluarga telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah,” pungkas AKP Aris Sugianto
-
Uncategorized4 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Sosial2 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
