Uncategorized
MBG Kembali Beroperasi, Harga Ayam Melonjak Drastis Hanya Dalam 2 Hari
Wonosari, (pidjar.com)–Harga daging ayam di Kabupaten Gunungkidul melonjak tajam hanya dalam waktu dua hari terakhir ini. Jika sebelumnya masih berada di kisaran Rp25 ribu hingga Rp26 ribu per kilogram, kini telah harganya menembus Rp34 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram. Lonjakan harga yang hampir mencapai Rp10 ribu per kilogram itu langsung berdampak pada daya beli masyarakat dan sekaligus juga memukul omzet pedagang di Pasar Argosari Wonosari.
Suasana Pasar Argosari Wonosari, Gunungkidul, masih dipadati aktivitas jual beli. Namun, di balik ramainya pasar, para pedagang daging ayam tengah menghadapi lonjakan harga yang terjadi secara drastis dalam dua hari terakhir.
Salah seorang pedagang daging ayam, Sri mengatakan kenaikan harga kali ini menjadi salah satu yang tertinggi dalam beberapa pekan terakhir. Saat masa libur sekolah, harga daging ayam masih berkisar Rp25 ribu hingga Rp26 ribu per kilogram.
“Kini, harga melonjak menjadi Rp34 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram,” ujar Sri, Selasa (14/7/2026).
Kenaikan harga yang berlangsung dalam waktu singkat itu membuat banyak pembeli mengurangi jumlah belanja. Bahkan, tidak sedikit konsumen yang memilih menunda membeli daging ayam karena menganggap harganya sudah terlalu mahal.

Dampaknya langsung terasa pada penjualan pedagang. Dari stok sekitar 25 kilogram daging ayam yang biasanya habis terjual setiap hari, kini hanya mampu terjual sekitar 19 hingga 20 kilogram. Padahal, dalam dua pekan terakhir, penjualan masih berkisar 25 hingga 30 kilogram per hari.
Pedagang memperkirakan penjualan turun hingga sekitar 30 persen sejak harga ayam melonjak. Menurut mereka, salah satu faktor yang diduga memicu kenaikan harga adalah kembali meningkatnya permintaan untuk memenuhi kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah wilayah.
Tidak hanya pedagang daging ayam yang terdampak. Kenaikan harga bahan baku juga mulai dirasakan pelaku usaha kuliner, terutama penjual mie ayam yang setiap hari bergantung pada pasokan daging ayam.
Salah seorang pedagang mie ayam, Darso mengaku tetap harus membeli daging ayam dalam jumlah yang sama meski harganya terus naik. Ia tidak bisa mengurangi penggunaan daging karena akan berpengaruh terhadap kualitas sajian dan kepuasan pelanggan.
Di tengah kenaikan harga tersebut, permintaan daging ayam di pasar justru disebut terus meningkat. Pedagang menduga bertambahnya kebutuhan pasokan untuk dapur Program Makan Bergizi Gratis membuat pasokan di pasar semakin ketat sehingga harga ikut terdongkrak.
Para pedagang berharap harga daging ayam dapat segera kembali stabil. Dengan begitu, daya beli masyarakat bisa pulih dan penjualan di pasar kembali normal setelah sempat tertekan akibat lonjakan harga yang terjadi hanya dalam hitungan dua hari.
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized2 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized4 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized3 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluKemarau Panjang, 53 Kejadian di Gunungkidul Hanguskan 51 Hektare
