fbpx
Connect with us

Kriminal

Dua Pencurian Terjadi di Gunungkidul dalam Sehari, Kerugian Mencapai Belasan Juta

Published

on

Playen,(pidjar.com)–Jajaran Kepolisian Sektor Playen saat ini tengah melakukan penyelidikan terhadap pelaku pencurian di rumah Alwi Kuswantara (39) warga Banaran III (014/003), Kalurahan Banaran, Kapanewon Playen, Rabu (03/02/2021) dini hari kemarin. Pelaku pencurian sendiri membawa uang tunai senilai belasan juta dan juga satu unit handphone.

Kapolsek Playen AKP Hajar Wahyudi melalui Kanit Reskrim Iptu Larso menjelaskan, kejadian pencurian tersebut diketahui Alwi pada Rabu kemarin sekitar pukul 06.00 WIB. Seperti biasa, Alwi yang merupakan pedagang tempe berangkat berjualan pada pukul 02.30 WIB dengan menggunakan kendaraan pick up miliknya.

Selang beberapa saat, istri Alwi yang diketahui bernama Yuliana Retnawati (37) menyusul menggunakan sepeda motor. Yuliana kemudian mengunci pintu rumah.

“Kemudian sekitar pukul 05.00 WIB, ayah dari Alwi yang diketahui bernama Suwardoyo (69) yang tinggal di dekat rumah korban bangun tidur melihat puntu dan jendala rumah dalam terbuka,” papar Iptu Larso, Kamis (04/02/2021).

Iptu Larso menambahkan, melihat pintu dan jendela rumah anaknya terbuka, Suwardoyo lantas menutup kembali pintu rumah.

“Sekitar pukul 06.00 WIB, Alwi pulang ke rumah mendapati jendela terbuka padahal ia tidak merasa membuka jendela, ia kemudian masuk ke ruangan produksi tempe,” jelas Iptu Larso.

Alwi lantas naik ke lantai dua rumahnya, nakun melihat pintu kamar sudah dalam keadaan terbuka. Ia kekudian mengecek ke ruang sebelah kamar tidur tempat ia menyimpan uang.

“Setelah dicek didapati loker warna biru dan loker pink serta dompet yang ia gunakan menyimpan uang senilai Rp 17 juta sudah di lantai dengan keadaan kosong,” ujarnya.

Selain uang tunai, pelaku juga mengambil satu unit handphone merk Oppo A371 yang terakhir ditaruh di meka kamar. Tak hanya itu, pelaku juga membawa sepeda merk Wimcycle warna putih pink yang awalmya berada di teras.

“Jika ditaksir kerugian mencapai Rp 18.700.000, dari olah Tempat Kejadian Perkara kami menemukan bekas congkelan pada jendela,” kata Iptu Larso.

Di lokasi lain, Arif Yulianta (32) warga Ngampiran (01/08), Kalurahan Melikan, Kapanewon Rongkop diamankan jajaran Kepolisian Sektor Wonosari Ia didapati melakukan pencurian kotak infak di Masjid Nurul Iman yang berada di Kemorosari II (05/07) Kalurahan Piyaman, Kapanewon Wonosari, pelaku pencurian kotak infak, Rabu sore kemarin.

Kapolsek Wonosari, Kompol Mugiman melalui Kanit Reskrim, Iptu Sofyan menjelaskan kejadian sekitar pukul 16.30 WIB, takmir masjid setempat yang diketahui bernama Sujono melihat ada orang yang mencurigakan di dalam masjid. Karena curiga ia lantas memanggil tetamgganya, Suhandono untuk mengamati gerak-gerik Arif.

“Setelah 15 menit terlihat orang yang berada didalam masjid tersebut memgambil uang didalam kotak infak,” ungkap Iptu Sofyan.

Tak sadar aksinya dilihat warga, Arif kemudian berpimdah dari kotak infak satu ke kotak infak yang lainnya. Arif lantas tertangkap tangan oleh Sujono dan Suhandono.

“Saat ditangkap dari tangan pelaku diamankan tas pinggang yang berisi beberapa uang hasil memgambil kotak infak tersebut,” tukas Iptu Sofyan.

Pelaku mengambil kotak infak dengan menggunakan lidi yang sudah diberi perekat isolasi. Dari tangan pelaku, kedua warga tersebut mendapati barang bukti Rp. 301.000,-.

“Kami masih melakukan penyidikan untuk mengembangkan perkara pencurian ini,” tandas Iptu Sofyan.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler