fbpx
Connect with us

Peristiwa

Puluhan Petugas Pemakaman Jenazah Covid-19 Disuntik Vaksin Sinovac

Published

on

Playen,(pidjar.com)–Senyum mantap terlihat dari wajah Triyono (44) warga Ngasemrejo, Kalurahan Ngawu, Kapanewon Playen setelah keluar dari Klinik Pratama Kartika Kodim 0730 Wonosari. Ia bersama 23 anggota tim pemakaman jenazah covid-19 maupun suspec dari Palang Merah Indonesia Kabupaten Gunungkidul mendapat suntik vaksin sinovac, Kamis (04/02/2021) pagi. Para relawan pemakaman ini divaksin agar dalam bertugas memiliki kekebalan imun.

Kepada pidjar.com, Triyono mengaku pertamakali memakamkan jenazah dengan protokol kesehatan ketat pada April 2020 lalu. Masih jelas dalam ingatannya, kala itu ia memakamkan pasien dalam pengawasan dengan gejala menyerupai covid-19 atau saat ini disebut suspect.

“Pengalaman pertama saya kala itu, menggunakan pakaian hazmat dan alat pelindung diri. Ada deg-degannya, takut terpapar juga,” ucap Triyono seusai divaksin.

Hingga pada awal Februari ini, Triyono mengaku sudah memakamkan 300 jenazah dengan protokol kesehatan. Dari jumlah tersebut tidak hanya wagra Gunungkidul saja, bahkan jenazah luar daera yang positif covid-19.

“Saya sangat meyakini kalau pakai peling diri ketat ya pasti aman, habis selesai memakamkan biasanya langsung mensterilkan badan,” ucap dia.

Dikatakan Triyono, pengalaman selama menjadi relawan pemakaman jenazah, ia pernah memakamkan 7 jenazah dalam satu hari. Kendati letih ia mengaku tak pernah berfikir untuk menyudahi sebagai relawan pemakaman.

“Rasanya meskipun capek, ada rasa puas. Karena ini panggilan jiwa,” ujarnya.

Setelah mendapatkan vaksin dosis pertama, Triyono mengaku kian mantap. Bapak dua anak tersebut tak lagi memiliki rasa khawatir tentang kondisinya.

“Semakin mantap saja di lapangan, tapi juga tetap akan menjaga diri,” kata Triyono.

Sementara itu, Ketua PMI Gunungkidul, Iswamdoyo mengatakan, sedikitnya ada 28 personil relawan PMI yang mendapatkan alokasi vaksin. Ia berharap dengan divaksinnya personil PMI ini, mereka makin mantap dalam melaksanakan tugas.

“Pada Januari hingga Februari ini para relawan sudah memakamkan 41 jenazah positif maupun suspect, harapan kami mereka bisa tetap sehat,” papar Iswandoyo.

 

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler