Politik
Empat Paslon Laporkan Dana Sumbangan Kampanye ke KPU, Babe Tertinggi Immawan-Martanty Terendah
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pasangan calon bupati dan wakil bupati yang ikut berkontestasi dalam pilkada Gunungkidul 2020 telah melaporkan dana sumbangan kampanye yang diperoleh selama beberapa waktu ini. Laporan tersebut diserahkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku penyelenggaran pemilu 2020.
Dari 4 paslon yang bertarung pada pilkada kali ini melaporkan dana sumbangan yang berasal dari kantong pribadi, sumbangan partai politik, maupun dari badan hukum swasta. Sumbangan yang dilaporkan ada berbentuk uang tunai dan dalam bentuk barang.
“Laporan penerimaan dana sumbangan kampanye sudah kami terima beberapa waktu lalu dari masing-masing paslon,” kata Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Gunungkidul, Rohmad Qomarudin, Selasa (03/11/2020).
Adapun jumlah dana sumbangan kampanye yang dilaporkan oleh nomor urut 1 yaitu Sutrisna Wibawa dengan Mahmud Ardi Widianto sebesar 463.250.000 yang berasal dari kantong paslon. Sumbangan yang diterima tersebut berupa uang sebesar 250.000.000 dan sisanya berupa barang.
Kemudian untuk paslon nomor urut 2, Immawan Wahyudi-Martanty Soenar Dewi melaporkan dan sumbangan kampanye sebesar 170.050.000 berupa uang dari partai politik. Nomor urut 3, pasangan Bambang Wisnu Handoyo-Benyamin Sudarmadi melaporkan dana sumbangan kampanye paling besar. Pasangan yang diusung oleh PDI-Perjuangan tersebut mendapatkan dana sebesar 2.655.000.000.

Dana Sumbangan yang diterima paslon nomor urut 3 tersebut berasal dari calon pribadi 1.000.000.000, kemudian perseorangan 75.000.000, dan badan hukum swasta sebesar 1.580.000.000.
Sementara untuk pasangan nomor urut 4, Sunaryanta-Heri Susanto mendapatkan dana sumbangan sebesar 1.000.000.000 yang berasal dari kantong pribadu paslon.
“Ini hanya laporan dana sumbangan saja, sedangkan untuk penggunaannya nanti ada Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye,” imbuh dia.
Sesuai dengan aturan yang berlaku, paslon bisa mendapatkan dana sumbangan kampanye dari berbagai sektor. Mulai dari kantong pribadi, bantuan perorangan, kelompok, partai politik, dan dari badan hukum swasta.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
