Politik
Mengenal Diah Purwanti, Istri Calon Bupati yang Getol Ikut Blusukan Kampanye Pilkada
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com–Mendekati pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 Gunungkidul sejumlah pengurus partai politik, calon bupati maupun wakil bupati hingga keluarga pasangan calon semakin getol melakukan kampanye. Seperti yang dilakukan istri dari calon bupati nomor urut 4, Diah Purwanti Sunaryanta. Semasa kampanye ini, Diah blusukan menyambangi ratusan ibu-ibu setiap harinya.
Puluhan tahun hidup bersama sang suami membuat Diah mengikuti pola disiplin Sunaryanta. Agenda yang tersusun membuatnya harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk bertemu tepat waktu dengan para ibu-ibu. Seperti dilakukan pada Minggu (01/11/2020) lalu, setidaknya ada 4 lokasi di Kapanewon Wonosari dikunjungi Diah untuk ikut mensosialisasikan visi misi yang diusung pasangan nomor urut 4 itu.
“Saya juga harus bergerak, turun langsung bertemu dengan ibu-ibu untuk mensosialisasikan visi-misi bapak (Sunaryanta),” ujar Diah ketika bertemu puluhan warga di balai padukuhan Siyono Wetan.

Hujan, panas terik matahari tidak menjadi halangan bagi dirinya untuk ikut berkampanye. Ia terlihat akrab dengan para ibu-ibu, bahkan tak canggung jika membaur, sesekali dirinya juga memeluk lansia seolah menggambarkan kecintaanya terhadap orang tua kandungnya.

Wanita kelahiran Cilacap itu selain sosialisasi juga mengajak masyarakat utamanya ibu-ibu untuk membangun paseduluran. Tak dipungkiri, ia juga meminta doa restu untuk dukungan nomor 4.
“Iya meminta dukungan, tapi bukan relawan, bukan tim sukses. Saya minta semua jadi sedulur, sedulur itu susah senang pasti ada,” tutur ibu 2 anak tersebut.
Sedulur yang ia maksud ini tergabung dalam “Kartini Handayani”. Disana menjadi wadah kaum perempuan untuk nantinya mampu berdaya di tengah keluarga. Bukan hanya sebagai ibu rumah tangga namun menjadi perempuan yang produktif.
“Kita sinkronkan dengan visi misi Sunaryanta-Heri Susanto yang akan fokus terhadap peningkatan dan pengembangan UMKM. Nanti ibu-ibu ini yang sudah punya usaha akan didampingi untuk pengembangan usahanya, baik rumahan atau industri lainnya,” ucap Diah.
Ia mengaku, sampai saat ini sudah ada ribuan perempuan yang masuk dalam Kartini Handayani. Ia berharap, perempuan nantinya akan memberikan dampak besar utamanya bagi perekonomian keluarga.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized6 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized5 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
