fbpx
Connect with us

Info Ringan

Enam Manfaat Jamur Kancing Untuk Tubuh

Published

on

Jogja,(pidjar.com)–Dinamakan jamur kancing karena jamur ini memang berbentuk bulat mirip kancing pakaian. Warna jamur ini bisa putih, cream, sampai dengan cokelat. Jamur yang bisa dimakan ini memiliki tekstur yang gurih dan paling mudah dimasak apa saja. Manfaat jamur yang memiliki nama ilmiah Agaricus bisporusi antara lain adalah menurunkan kolesterol, menambah jumlah sel darah merah karena mengandung asam folat, dan menangkal radikal bebas. Tak susah untuk menemukan jamur kancing karena saat ini sudah banyak dijual di Indonesia. Namun karena jamur ini juga dijual dalam bentuk kalengan, sebaiknya Anda membeli jamur kancing yang segar agar lebih sehat. Dilansir dari doktersehat, adapun enam manfaat jamur kancing, bisa disimak sebagai berikut ya.

Sumber Antioksidan

Jamur putih mengandung senyawa antioksidan yang efektif untuk mencegah radikal bebas. Radikal bebas adalah limbah beracun dari sistem metabolisme dan proses tubuh lainnya. Penumpukan radikal bebas dalam tubuh akan menyebabkan kerusakan sel-sel tubuh dan memicu aktivasi sel-sel kanker.  Berikut ini senyawa antioksidan yang terdapat dalam jamur putih:  Polifenol Polisakarida Ergothioneine Glutathione Kolin Selenium Vitamin C Flavonoid Asam fenolat Pelajari lebih lanjut tentang antioksidan di sini.

Mencegah Kanker

Berbagai agen antioksidan dalam jamur putih mampu memperlambat kerusakan sel dan mencegah pertumbuhan tumor dan kanker. Beberapa penelitian juga mempercayai bahwa senyawa bioaktif utama jamur putih yaitu polisakarida dan beta-glukan adalah agen antikanker yang kuat.  Menurut National Cancer Institute, kandungan antioksidan pada jamur dapat mencegah risiko kanker prostat, kanker payudara, kanker paru-paru, dan beberapa jenis kanker lainnya. Walaupun demikian, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan khasiat jamur putih untuk mencegah kanker.

Menjaga Kesehatan Jantung

Kandungan ergothioneine dan beta-glukan dalam jamur putih dapat mengurangi risiko peningkatan kadar trigliserida dan kolesterol yang dikaitkan dengan penyakit jantung. Ergothioneine bekerja dengan menghambat penumpukan plak arteri yang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, stroke, dan penyakit jantung. Sementara beta-glukan adalah serat larut untuk mencegah penumpukan kolesterol dalam darah.  Selain itu, jamur putih juga mengandung kalium, serat, dan vitamin C yang berperan penting untuk meningkatkan kesehatan jantung. Berdasarkan American Heart Association (AHA), makanan tinggi kalium dan mengurangi asupan garam dapat membantu mengontrol tekanan darah, yang kemudian berdampak baik bagi kesehatan jantung.

Mengontrol Gula Darah

Kandungan polisakarida dalam jamur putih memiliki potensial sebagai antidiabetes yang efektif. Polisakarida dapat membantu menurunkan kadar gula darah tinggi dan meningkatkan resistensi insulin.

Menjaga Kesehatan Usus

Polisakarida pada jamur putih juga bertindak sebagai perbiotik. Prebiotik adalah sekelompok nutrisi jenis karbohidrat (kebanyakan serat) yang tidak dapat dicerna oleh usus namun meningkatkan produksi bakteri baik di usus.  Bakteri baik dalam saluran pencernaan bertugas untuk melawan jamur dan bakteri jahat dalam usus. Secara berkelanjutan, bakteri baik yang cukup dalam usus akan meningkatkan kesehatan pencernaan Anda.

Membantu Mencegah Diabetes

Jamur putih mengandung serat yang cukup untuk menurunkan kadar gula darah. Berdasarkan kajian meta-analisis tahun 2018, konsumsi makanan berserat yang cukup dapat menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2. Nah, jamur, sayuran, nasi merah, kacang, dan biji-bijian adalah sumber makanan berserat yang bagus untuk kesehatan.

 

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler