Info Ringan
Enam Tips Merawat Tanaman Sukulen
Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sukulen merupakan tanaman rumah yang cantik dan eksotis. Selain tidak membutuhkan banyak perawatan, tanaman ini juga disukai oleh banyak orang. Namun, penting bagi Anda untuk mengetahui cara menyiramnya dengan tepat. Sukulen perlu disiram dengan tepat dan konsisten, terutama jika usianya masih muda. Nah, berikut ini tips bagaimana merawat tanaman sukulen agar tidak cepat mati.
Pilih Pot Yang Tepat
Selalu gunakan pot yang memiliki lubang di bagian bawah agar drainase lancar. Hal ini dibutuhkan untuk memastikan air keluar setelah penyiraman dan tidak menggenang dalam pot. Media yang terus-menerus lembap/basah merupakan penyebab utama busuknya akar sukulen dan kaktus. Pot dari tembikar (terakota) tergolong baik untuk sukulen sebab air juga dapat meresap keluar melalui pori-pori.
Gunakan Media Tanam Yang Mengalirkan Air
Saat ini telah banyak tersedia media tanam khusus kaktus (sukulen) yang dijual, berupa sekam bakar hingga campuran tanah dan pasir. Kebutuhan tiap jenis sukulen dan kaktus berbeda-beda. Yang terpenting, jangan asal menggunakan media yang menyimpan air terlalu lama. Jika perlu, campurkan pasir malang atau perlite ke dalam media tanam agar intensitas kelembapan tidak tinggi.

Perhatikan Sinar Matahari
Meski memiliki habitat asli di daerah kering, tak berarti sukulen harus terpapar matahari secara terus-menerus. Hal ini sama saja dengan menyiksanya. Sukulen dan kaktus tumbuh paling baik saat mendapatkan sinar matahari pagi yang cukup, dan membutuhkan penyinaran selama 4 sampai 6 jam setiap harinya. Meski demikian, hindarkan tanaman Anda dari panas terik siang hari yang menyengat. Panas siang hari berlebih dapat menyebabkan daun sukulen “terbakar” hingga memiliki noda kehitaman. Noda ini tak akan bisa hilang secara permanen jika kerusakan sudah terlalu parah.
Jangan Terlalu Sering Harus Disiram
Intensitas penyiraman sukulen dan kaktus bergantung pada area tempat Anda tinggal dan cuaca setempat. Hal ini bergantung pula pada tempat Anda meletakannya. Tanaman sukulen indoor cenderung membutuhkan penyiraman yang lebih sedikit dibandingkan outdoor. Idealnya, Anda dapat menyiram sukulen selama satu hingga dua minggu sekali. Perhatikan kondisi tanah sebelum menyiram dan hanya siram sukulen Anda saat media sudah sepenuhnya kering.
Gunakan Moisture Meter Jika Perlu
Akar yang sehat adalah kunci tanaman sehat. Salah satu alat yang sangat berfungsi untuk mengetahui kebutuhan penyiraman dan dapat membantu Anda untuk mengetahui saat yang tepat adalah moisture meter. Alat ini dapat memberi tahu tingkat kelembapan tanah, intensitas cahaya, hingga PH tanah. Terkadang, permukaan tanah dapat terlihat kering namun bagian dalamnya bisa jadi masih basah. Moisture meter dapat membantu mendeteksi kelembapan hingga ke bagian akar.
Jangan biarkan air mengendap terlalu lama pada daun. Selain dapat merangsang pembusukan, bulir air dapat membiaskan cahaya matahari ke bagian daun secara ekstrem. Suasana yang terlalu lembap juga dapat mengundang kutu. Sukulen dan kaktus minum dari akar, bukan dari daun, sama halnya seperti manusia yang minum dari mulut, bukan dari kulit.
Pupuk Berkala Selama 1 Sampai 2 Bulan
Jenis pupuk yang disarankan biasanya berupa NPK, dengan beberapa komposisi yang dapat Anda pilih, disesuaikan dengan kebutuhan. Berikan sebanyak 2 hingga 3 butir ke tiap tanaman, jangan terlalu banyak sebab dapat mengakibatkan overheat (panas berlebih) yang merusak kondisi tanaman.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
