fbpx
Connect with us

Info Ringan

Enam Tips Merawat Tanaman Sukulen

Diterbitkan

pada tanggal

Jogja,(pidjar.com)–Sukulen merupakan tanaman rumah yang cantik dan eksotis. Selain tidak membutuhkan banyak perawatan, tanaman ini juga disukai oleh banyak orang. Namun, penting bagi Anda untuk mengetahui cara menyiramnya dengan tepat. Sukulen perlu disiram dengan tepat dan konsisten, terutama jika usianya masih muda. Nah, berikut ini tips bagaimana merawat tanaman sukulen agar tidak cepat mati.

Pilih Pot Yang Tepat

Selalu gunakan pot yang memiliki lubang di bagian bawah agar drainase lancar. Hal ini dibutuhkan untuk memastikan air keluar setelah penyiraman dan tidak menggenang dalam pot. Media yang terus-menerus lembap/basah merupakan penyebab utama busuknya akar sukulen dan kaktus. Pot dari tembikar (terakota) tergolong baik untuk sukulen sebab air juga dapat meresap keluar melalui pori-pori.

Gunakan Media Tanam Yang Mengalirkan Air

Saat ini telah banyak tersedia media tanam khusus kaktus (sukulen) yang dijual, berupa sekam bakar hingga campuran tanah dan pasir. Kebutuhan tiap jenis sukulen dan kaktus berbeda-beda. Yang terpenting, jangan asal menggunakan media yang menyimpan air terlalu lama. Jika perlu, campurkan pasir malang atau perlite ke dalam media tanam agar intensitas kelembapan tidak tinggi.

Berita Lainnya  Enam Film Robot yang Menarik Ditonton Bersama Keluarga

Perhatikan Sinar Matahari

Meski memiliki habitat asli di daerah kering, tak berarti sukulen harus terpapar matahari secara terus-menerus. Hal ini sama saja dengan menyiksanya. Sukulen dan kaktus tumbuh paling baik saat mendapatkan sinar matahari pagi yang cukup, dan membutuhkan penyinaran selama 4 sampai 6 jam setiap harinya. Meski demikian, hindarkan tanaman Anda dari panas terik siang hari yang menyengat. Panas siang hari berlebih dapat menyebabkan daun sukulen “terbakar” hingga memiliki noda kehitaman. Noda ini tak akan bisa hilang secara permanen jika kerusakan sudah terlalu parah.

Jangan Terlalu Sering Harus Disiram

Intensitas penyiraman sukulen dan kaktus bergantung pada area tempat Anda tinggal dan cuaca setempat. Hal ini bergantung pula pada tempat Anda meletakannya. Tanaman sukulen indoor cenderung membutuhkan penyiraman yang lebih sedikit dibandingkan outdoor. Idealnya, Anda dapat menyiram sukulen selama satu hingga dua minggu sekali. Perhatikan kondisi tanah sebelum menyiram dan hanya siram sukulen Anda saat media sudah sepenuhnya kering.

Gunakan Moisture Meter Jika Perlu

Berita Lainnya  Mengenal Penyakit Irritable Bowel Syndrome yang Menyerang Pencernaan

Akar yang sehat adalah kunci tanaman sehat. Salah satu alat yang sangat berfungsi untuk mengetahui kebutuhan penyiraman dan dapat membantu Anda untuk mengetahui saat yang tepat adalah moisture meter. Alat ini dapat memberi tahu tingkat kelembapan tanah, intensitas cahaya, hingga PH tanah. Terkadang, permukaan tanah dapat terlihat kering namun bagian dalamnya bisa jadi masih basah. Moisture meter dapat membantu mendeteksi kelembapan hingga ke bagian akar.

Jangan biarkan air mengendap terlalu lama pada daun. Selain dapat merangsang pembusukan, bulir air dapat membiaskan cahaya matahari ke bagian daun secara ekstrem. Suasana yang terlalu lembap juga dapat mengundang kutu. Sukulen dan kaktus minum dari akar, bukan dari daun, sama halnya seperti manusia yang minum dari mulut, bukan dari kulit.

Pupuk Berkala Selama 1 Sampai 2 Bulan

Jenis pupuk yang disarankan biasanya berupa NPK, dengan beberapa komposisi yang dapat Anda pilih, disesuaikan dengan kebutuhan. Berikan sebanyak 2 hingga 3 butir ke tiap tanaman, jangan terlalu banyak sebab dapat mengakibatkan overheat (panas berlebih) yang merusak kondisi tanaman.

Iklan
Klik untuk Komentar
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler