Pariwisata
Euforia Hari Pertama Pembukaan Obyek Wisata Gunungkidul, Wisatawan Mulai Serbu Pantai Selatan
Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Rabu (20/10/2021) hari ini, aktivitas uji coba terbatas pembukaan obyek wisata di Gunungkidul resmi diberlakukan. Pada hari pertama yang bertepatan dengan hari libur ini, wisatawan langsung banyak berdatangan ke Gunungkidul. Namun begitu, dalam penerapan sejumlah aturan yang diberlakukan, masih banyak terdapat kendala yang dihadapi para wisatawan. Salah satunya adalah penggunaan aplikasi PeduliLindungi yang menjadi syarat wajib untuk bisa masuk ke obyek wisata.
Sejak pagi, ribuan wisatawan berdatangan ke kawasan pantai selatan. Di sejumlah titik bahkan mulai terjadi antrian. Diperkirakan, dengan mulai tersebarnya informasi pembukaan obyek wisata ini, wisatawan yang datang akan semakin banyak.
Pengunjung hingga petugas mengalami kesulitan dalam penggunaan aplikasi ini. Seperti misalnya di gerbang utama pos Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron. Para wisatawan memang ditempatkan di titik-titik tertentu untuk melakukan scan chek in.
“Rerata wisatawan sudah memiliki aplikasi, tapi memang masih banyak kendala,” kata Koordinator TPR Baron, Heri Mulyono, Rabu (20/10/2021).
Heri menambahkan, tak sedikit pula pengunjung yang belum memiliki aplikasi ini. Lantaran menjadi hal yang wajib, wisatawan pun kemudian diminta untuk download dan melakukaan regustrasi. Hal ini tentunya cukup menyita waktu.

“Kami khawatir akan ada antrian panjang dan menyebabkan kemacetan. Sehingga solusinya hanya menunjukkan kartu vaksin,” jelas dia.
Heri memastikan seluruh wisatawan yang masuk kawasan pantai sudah divaksin. Dengan demikian pada uji coba tahap pertama ini diharapkan mereka mematuhi protokol kesehatan sehingga tidak terjadi penularan di obyek wisata.
“Euforia pengunjung memang sangat nampak, apalagi ini hari libur,” imbuh Heri.
Salah satu pengunjung, Ayu Lestari mengaku, dengan scand barcode aplikasi PeduliLindungi ia merasa aman. Karena dengan begitu, semua orang yang ia temui di lokasi wisata sudah tervaksin.
“Intinya sudah memiliki kekebalan tubuh lebih, apalagi dibukanya lokasi wisata di Gunungkidul ini sudah lama kami nanti,” tandas wanita asal Bantul ini.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized6 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized5 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
