fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Gantikan Patung Pengendang, Tugu Tobong Gamping Akhirnya Segera Dibangun di Bundaran Siyono

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar.com)–Penataan wajah kota Wonosari dari Bundaran Siyono sampai dengan Kranon, Kalurahan Kepek Kapanewon Wonosari akan segera dimulai. Patung Kendang yang saat ini terpampang di Bundaran Siyono, nantinya akan diganti dengan Tobong sesuai dengan rencana awal. Sebelumnya, Diskominfo Gunungkidul sempat menyebut bahwa pembangunan Tugu Tobong dibatalkan dan digantikan dengan ikon lain.

Sebagaimana diketahui, beberapa bulan lalu, ramai diperbincangkan oleh semua kalangan mengenai rencana penataan wajah kota ini. Polemik ini muncul saat patung pengendang yang saat ini berdiri di Bundaran Siyono akan diganti dengan patung tobong yang dianggap memiliki filosofi mata pencaharian masyarakat Gunungkidul terdahulu adalah penobong gamping.

Pada saat itu, banyak yang melakukan penolakan dengan berbagai alasan. Pemerintah saat itu sempat melakukan koordinasi ulang terkait dengan tugu tobong tersebut. DPRD Gunungkidul bahkan juga sempat menyampaikan penolakan secara resmi.

Berita Lainnya  Target PAD Naik Jadi 29 Miliar, Dinas Minta Pelaku Wisata Cegah Kebosanan Wisatawan

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Irawan Jatmiko mengungkapkan penataan wajah Kota Wonosari tahap 1 akan segera dilaksanakan. Pihaknya merencanakan proyek pembangunan ini akan dimulai pada 19 September 2022 dengan anggaran senilai Rp 7.687.876.000.

Dijelaskan, ada beberapa hal yang diiinventarisasi dukungan pekerjaan antara lain, tiang dan kabel PLN tidak ada yang terkena Pekerjaan Wajah Kota. Jaringan Telekomunikasi (Kabel FO) akan ditata dan dirapikan jika memungkinkan akan dibuat Ducting untuk penempatan kabel-kabel.

“Aset PJU dan rambu-rambu akan digeser ke belakang jalur pedestrian agar tidak mengganggu pedestrian. Patung Kendang akan diganti Tobong, dan patung lama akan dipindahkan di Pasar Sumber Rejeki Playen yang berada di Jl. Manthous,” kata Irawan Jatmiko.

Berita Lainnya  Sebelas Hari Penerapan PPKM Darurat, Satpol PP Temukan Ratusan Pelanggaran

Ia menjelaskan, jaringan PDAM juga akan ditata ulang dan ditempatkan di depan pedestrian. Penghapusan Aset Pohon dikoordinir oleh Bidang Aset BKAD dan diusulkan oleh OPD Pemegang Kartu Inventaris Barang. Aset bongkaran berupa Kanstin, Paving dan Tegel Difabel akan
ditempatkan di UPT Alat Berat DPUPRKP Kabupaten Gunungkidul.

Tak hanya itu, dalam waktu dekat ini pemerintah juga akan melaksanakan pembangunan Gedung DPRD Gunungkidul dengan nilai kontrak sebesar Rp. 33.298.306.871. Untuk pembangunan gedung dewan yang lelangnya sempat diulang ini, pemerintah menargetkan proyek dimulai tanggal 23 September.

“Semoga semua pengerjaan sesuai dengan koktrak yang telah disepakati sehingga tidak molor,” papar Irawan.

Mantan Kepala DPMPT ini mengungkapkan, pihaknya juga menggandeng Kejaksaan Negeri Gunungkidul dalam hal pendampingan. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak pidana dan potensi masalah hukum yang timbul, baik yang berdampak langsung atau tidak langsung.

Berita Lainnya  Selama Bulan Ramadan, PNS Dapat Pengurangan Jam Kerja

“Intinya agar seluruh pekerjaan bisa dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi, sesuai dengan kontrak dan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku,” tutup dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler