fbpx
Connect with us

Peristiwa

Gara-gara Sapi Ngamuk, Munadi Tewas Tersetrum

Published

on

Paliyan,(pidjar.com)–Malang yang dialami oleh Munadi (60), warga Padukuhan Mulusan, Kalurahan Mulusan, Kapanewon Paliyan. Selasa (22/06/2021) pagi tadi, Munadi tersetrum aliran listrik tegangan saat hendak menaikkan sapi ke atas mobil. Akibatnya cukup fatal, Munadi tewas mengenaskan dengan sejumlah luka bakar di tubuhnya.

Informasi yang berhasil dihimpun, insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Pagi tadi, Munadi dan Muhammad Amirul Karim (29) datang ke rumah Sumiyah, warga Karangmiri, Kalurahan Mulusan, Kapanewon Paliyan untuk mengambil sapi. Keduanya kemudian menuju kandang untuk menggiring sapi naik ke mobil pick up yang dibawanya.

Akan tetapi, saat hendak dinaikkan ke atas mobil, tiba-tiba sapi itu mengamuk. Munadi lantas dengan sigap mengendalikan gerakan liar sapi tersebut.

“Saat ngamuk itu, sapi sempat membentur pohon turu dan kemudian berhasil dikendalikan oleh Munadi dan diikat di mobil pick up,” kata AKP Edy Purnomo, Kapolsek Paliyan saat dikonfirmasi.

Apesnya setelah itu, Munadi menginjak kabel putus yang ada di sekitar lokasi kejadian. Ditambahkan Edi, kabel listrik tersebut putus tertabrak sapi ketika mengamuk. Seketika itu juga ia tersengat listrik dan terjatuh. Melihat ayahnya tersengat listrik, Muhammad Amirul kemudian berlari mencari meteran listrik untuk mematikan jaringan listrik.

“Kabel listrik itu dipasang sebagai penerangan di rumah kosong yang terletak di dekat rumah saksi,” lanjutnya.

Warga yang mengetahui insiden itu kemudian berusaha memberikan pertolongan dengan mengevakuasi korban dan membawanya ke rumah sakit terdekat. Akan tetapi kondisi korban terus menurun dan akhirnya meninggal dunia saat perjalanan menuju rumah sakit.

“Korban meninggal dunia saat dalam perjalanan,” terangnya.

Kapolsek memaparkan, dalam pemeriksaan yang dilakukan, tidak ditemukan adanya unsur kekerasan pada tubuh korban. Jenazah kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Pagi tadi sudah kami serahkan dan pihak keluarga sudah menerima apa yang terjadi ini merupakan musibah,” tutup Edi.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler