fbpx
Connect with us

Pendidikan

Gedung PAUD Terpadu Gunungkidul Rampung, Dinas Segera Datangkan Ratusan Alat Permainan Edukasi

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Masyarakat Gunungkidul, khususnya yang memiliki anak balita saat ini akan segera bisa memanfaatkan fasilitas gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan fasilitas super lengkap. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul saat ini telah selesai dalam membangun gedung PAUD percontohan di Padukuhan Wukirsari, Kalurahan Baleharjo, Kapanewon Wonosari. Diharapkan nantinya dengan difungsikannya gedung ini, akan menyokong perbaikan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Gunungkidul.

Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, Disdikpora Gunungkidul, Nani Asyifiah mengatakan, Gunungkidul terpilih menjadi salah satu dari sebelas kabupaten atau kota di Indonesia yang mendapatkan bantuan pembangunan gedung PAUD percontohan. Untuk pembangunan Gedung Paud Percontohan Baleharjo, pemerintah menggelontorkan anggaran mencapai Rp 896 juta. Pembangunan fisik sendiri telah selesai dan diserahterimakan kepada dinas.

“Nantinya di gedung ini akan kami lengkapi dengan Alat Permainan Edukasi (APE) lengkap yang kami anggarkan mencapai 180 juta. Harapan kami nanti saat pandemi berakhir, anak-anak usia dini bisa belajar di sini,” ujar Nani, di sela-sela peresmian, Jumat (22/01/2021).

Dikatakan Nani, bangunan megah lengkap dengan pendopo untuk pentas tersebut juga dilengkapi dengan ratusan APE yang berada di dalam dan luar gedung. Adapun APE yang disediakan sendiri disesuaikan dengan kebutuhan perkembangan anak.

“Ratusan APE itu nantinya bisa dimanfaatkan sebagai permainan yang merangsang tumbuh kembang anak,” jelasnya.

Gedung di atas tanah seluas 1.700 meter persegi tersebut terletak di Padukuhan Wukirsari, Kalurahan Baleharjo, Kapanewon Wonosari. Lembaga PAUD non formal tersebut telah memiliki siswa 87 anak. Sedangkan guru yang berada di PAUD percontohan tersebut berjumlah delapan.

“Kalau sudah boleh tatap muka, gedung baru ini akan segera kami manfaatkan, mengingat kami sudah lama sekali mengajukan dan baru pada 2020 ini disetujui,” jelas Nani.

Sementara itu Plt Disdikpora Gunungkidul, Eddy Praptono menambahkan, mendidik siswa-siswi PAUD merupakan sesuatu yang dasar. Dikatakan Eddy, sebelumnya di Kabupaten Gunungkidul belum ada gedung yang mumpuni dan sesuai standar berkaitan dengan pengembangan PAUD. Gedung-gedung yang ada relatif masih sangat terbatas fasilitasnya dan belum memiliki kekhususan untuk pengembangan siswa PAUD.

“Tentu kami apresiasi ya selesainya pembangunam gedung ini. Harapan kami seusai pandemi bisa segera dimanfaatkan,” ujar Eddy.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler