Pendidikan
Energi Terbarukan, Solusi Atasi Kelangkaan Energi
Jogja, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Penerapan energi terbarukan menjadi salah satu pilar dalam mengusung Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia. Pertamina sebagai salah satu perusahaan milik negara memegang peran penting perusahaan energi dan gas terbesar di Indonesia.
Senior Vice President of Strategy & Investment PT Pertamina Persero, Henricus Herwin mengatakan, jika ketersediaan energi seperti minyak, gas dan batu bara akan mengalami ketidakpastian di masa depan. Oleh sebab itu perlu pertimbangan dalam menavigasi penggunaan energi dalam jumlah besar.
“Energi terbarukan menjadi jalan keluar dalam mengatasi kelangkaan energi, ” katanya dalam Rapat Senat Terbuka Laporan Tahunan Rektor dan Pidato Milad ke-43 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dengan tema ‘Responsible Innovation for Sustainable Humanity’, Sabtu (18/5/2024).
Henricus menyebut, Pertamina melalui Pertamina Energy Institute telah membuat tiga skenario untuk mendefinisikan ketidakpastian dari pertumbuhan ekonomi dan transisi energi. Ketiga skenario itu adalah dari Ordinary State, Appropriate Sustainability dan Economic Renaissance mengacu kepada pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) di Indonesia.
“Dalam dua skenario yang pertama, pertumbuhan PDB kami anggap berada di kondisi moderat dan Indonesia sudah mulai melakukan transisi energi. Namun untuk skenario Ordinary State Indonesia masih berfokus kepada keamanan energi sehingga transisinya akan lebih lambat jika dibandingkan dengan skenario Appropriate Sustainability. Berbeda dengan skenario Economic Renaissance dimana kami proyeksikan sudah mencapai Indonesia Emas sehingga pertumbuhan PDB tinggi, selaras dengan transisi energi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Henricus menjelaskan, skenario memperlihatkan perkembangan dari penggunaan energi di Indonesia yaitu energi konvensional seperti minyak, gas dan batu bara, serta energi terbarukan. Penggunaan energi terbarukan akan terus mengalami peningkatan di ketiga skenario. Sementara itu, permintaan untuk energi konvensional akan terus menurun seiring dengan diterapkannya transisi energi. Menurut Henricus, pertumbuhan PDB memang menjadi salah satu faktor kuat yang mempengaruhi cepat atau lambatnya transisi energi menuju energi terbarukan.
“Pertamina telah menyusun strategi untuk memperkuat ketahanan energi nasional, sambil secara bertahap membangun bisnis rendah karbon sebagai proses transisi energi.
Salah satu contohnya adalah Pertamax Green, dimana kami mengkombinasikan bensin dengan bioetanol sehingga dapat menurunkan emisi karbon dioksida secara optimal, sekaligus membuka peluang bagi industri seperti tebu atau ubi yang menjadi bahan baku bioetanol,” ungkapnya.
Henricus berharap, Pertamina dapat memanfaatkan sumber energi terbarukan yang melimpah di Indonesia, selain sebagai persiapan menghadapi transisi energi namun juga untuk mendukung energi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, sesuai dengan tujuan dari SDGs.
“Kami mengapresiasi UMY sebagai institusi pendidikan tinggi yang menjadikan SDGs sebagai landasan dalam berinovasi, ” imbuhnya.
Rektor UMY, PGunawan Budiyanto, menambahkan, UMY telah menerapkan prinsip dari SDGs dalam berbagai program, utamanya untuk penelitian dan pengabdian masyarakat. Menurutnya, seluruh agenda yang terkait SDGs melibatkan seluruh civitas academica UMY dan berorientasi kepada berkelanjutan, demi memberikan dampak nyata dan positif bagi masyarakat.
“Hingga saat ini, pengakuan terhadap pelaksanaan SDGs di UMY telah tercatat oleh berbagai lembaga dunia dan masuk ke dalam pemeringkatan internasional. Berbagai upaya yang telah kami lakukan, kami harap tidak hanya berupa perubahan signifikan dalam aspek kemanuisaan. Namun, lebih jauh juga dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi banyak institusi pendidikan tinggi lain agar dapat berperan aktif membangun dunia yang berkelanjutan,” pungkasnya.
(Ken).
-
Uncategorized3 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya3 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized2 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized2 minggu yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Uncategorized4 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Sosial3 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
