fbpx
Connect with us

Pendidikan

Sejumlah Sekolah Batalkan Dimulainya Pembelajaran Tatap Muka

Published

on

Playen,(pidjar.com)–Sejumlah sekolah di Gunungkidul batal menggelar pembelajaran tatap muka. Awalnya, proses pembelajaran tatap muka sesuai dengan keputusan rapat Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul akan mulai dilaksanakan pada Senin (04/01/2020) ini. Pembatalan ini terpaksa dilakukan lantaran pihak sekolah masih melakukan koordinasi dengan Satgas Penanggulangan covid19 di tingkat kapanewon.

Misalnya saja di SMPN I Playen pada pagi ini. Pihak Satgas Penanggulangan Covid19 mengunjungi sekolah untuk pengecekan sarana dan prasarana berkaitan dengan protokol kesehatan. Dalam kesempatan ini, Satgas juga berkoordinasi lebih lanjut mengenai persiapan pembelajaran tatap muka.

Kepada pidjar.com, Kepala SMPN I Playen, Syaebani mengatakan, pihaknya sudah bersiap untuk memulai pembelajaran tatap muka sesuai dengan surat edaran yang diberikan Disdikpora Gunungkidul. Namun demikian, dengan adanya SK Mendikbud, pihaknya memutuskan untuk membatalkan pembelajaran langsung di sekolah sembari menunggu koordinasi lanjutan.

“Sebelumnya memamg rencananya pada bulan Januari ini sudah kegiatan tatap muka,” kata Syaebani, Senin siang.

Ia menambahkan, dari sisi sarana pra sarana sebetulnya SMPN I Playen sudah siap untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka. Tapi melihat eskalasi covid19 di Gunungkidul yang masih cukup tinggi, terlebih Mendikbud mengeluarkan SK pembatalan, pihaknya akhirnya memilih untuk meninjau ulang kebijakan KBM tatap muka.

“Kami belum bisa memutuskan kapan kembali dilakukan pembelajaran tatap muka, menunggu perintah dari pimpinan,” ujar Syaebani.

Senada dengan SMPN I Playen, SMPN I Tepus juga mengurungkan kegiatan pembelajaran tatap muka. Kepala SMPN I Tepus, Heriyanto juga masih melakukan koordinasi di tingkat kapanewon.

“Sebetulnya memang akan dimulai pada hari ini karena sarana pra sarana juga sudah siap. Tapi ternyata Mendikbud mengeluarkan SK pembatalan, kami.patuh saja,” papar Heri.

Pihaknya juga belum bisa memastikan kapan nantinya pembelajaran tatap muka bisa dilaksankan. Namun pada intinya pihaknya masih menunggu perkembangan dari dinas.

“Kami pada dasarnya sudah siap, tapi juga belum bisa memutuskan baru mau rapat dengan gugas kapanewon dan pengawas besok,” imbuh dia.

Sementara itu, Kepala Bidang SMP Disdikpora Gunungkidul, Kisworo menambahkan, dari dinas sebetulnya lebih melonggarkan mengenai pelaksanaan KBM tatap muka di sekolah. Pihaknya menyerahkan kebijakan pembelajaran tatap muka di masing-masing sekolah dan tim satgas di tingkat kapanewon. Hingga siang ini Kisworo mendapatkan laporan sekolah di Kapanewon Paliyan, Panggang, Saptosari dan Patuk masih melaksanakan kegiatan Belajar di Rumah.

“Pada intinya kami fleksibel, seandainya sekolah belum siap jangan dipaksanakan. Maksimalkan saja pembelajaran onlinenya,” pungkas Kisworo.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler