Kriminal
Gegara Alarm Berbunyi, Maling Kotak Infaq Berhasil Dibekuk Warga
Karangmojo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Seorang pemuda berinisial M (20) warga Karanganom, Kabupaten Klaten sempat diamankan di Polsek Karangmojo pada Selasa (26/10/2021) kemarin. Hal tersebut dikarenakan pemuda tersebut melakukan percobaan pencurian kotak amal di Masjid Al-Ikhlas, Padukuhan Tengaran, Kalurahan Gedangrejo, Kapanewon Karangmojo. Aksi tersebut kemudian dipergoki oleh jamaah Masjid setempat yang kemudian melakukan penangkapan. Beruntung bagi pemuda tersebut, polisi langsung berdatangan ke lokasi dan mengevakuasi yang bersangkutan ke Mapolsek Karangmojo.
Kapolsek Karangmojo, Kompol Agus Sunarno melalui Kanit Reskrim Iptu Sutarno menceritakan, pada Selasa sore sekitar pukul 16.00 WIB, diketahui ada seorang pemuda tak dikenal yang masuk ke lingkungan Masjid. Awalnya, tak ada yang curiga dengan kedatangan pemuda itu. Warga mengira pemuda tersebut seperti masyarakat lainnya yang datang untuk beribadah atau sekedar beristirahat di lingkungan Masjid.
Namun kemudian, alarm yang dipasang di kotak amal berbunyi. Saat dicek, pemuda tersebut rupanya tengah mencongkel kotak amal Masjid menggunakan obeng. Sejumlah jamaah dan warga setempat yang mendengar suara alarm kemudian menghampiri pelaku. Kepada warga, M yang tertangkap basah tak bisa lagi berkelit. Ia mengakui hendak melakukan pencurian.
Adapun kabar perihal adanya pencuri yang tertangkap langsung tersebar. Dalam waktu tak begitu lama, warga mulai berdatangan ke Masjid Al-Ikhlas.
“Pelaku diamankan oleh warga. Karena situasi yang tidak kondusif, sejumlah warga langsung memanggil aparat polisi,” beber Sutarno, Rabu (27/10/2021) siang.
Situasi sendiri sempat memanas. Warga yang geram sempat hendak menghakimi pelaku. Beruntung kemudian polisi segera datang dan mengevakuasi yang bersangkutan ke Mapolsek Karangmojo.
Adapun dari tangan pelaku didapati sebuah obeng yang digunakan untuk mencongkel gembok kotak amal itu. Diduga, pelaku memang sejak awal berniat hendak melakukan pencurian dengan menyasar kotak amal.
Pemeriksaan terhadap pelaku sudah dilakukan, namun karena tidak ada kerugian maka M kemudian dilepaskan. Akan tetapi proses sendiri tetap dilanjutkan.
“Masih lanjut, untuk pelaku sendiri tidak ditahan,” imbuh dia.
Dari pemeriksaan yang dilakukan, pelaku mengaku dari Pantai Gunungkidul kemudian hendak pulang ke rumahnya. Kemudian singgah di Masjid tersebut dan melakukan tidak pencurian namun diketahui oleh warga.
“Hasil pemeriksaan dia baru pertama kali melakukan pencurian tersebut. Kurang tahu uangnya mau untuk apa, tapi dari pemeriksaan dia hanya punya uang 5 ribu,” tutupnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized1 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang laluMulai Oktober, Tujuh TPR Wisata Gunungkidul Terapkan Pembayaran Retribusi Cashless
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
