Peristiwa
Gegara Mobil Remote Control, Separuh Rumah Aris Diamuk si Jago Merah
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Rumah milik Aris Mukadin (33) warga Padukuhan Glodogan (001/003), Kalurahan Pulutan, Kapanewon Wonosari hangus dilalap si jago merah, Jumat (08/10/2021) pagi tadi. Akibatnya, korban harus menedrita kerugian hingga puluhan juta rupiah. Diduga kuat, kebakaran ini dipicu oleh korsleting yang terjadi pada mobil mainan Aris.
Kapolsek Kota Wonosari AKBP Mugiman menerangkan, peristiwa ini bermula saat pagi tadi, korban bermaksud mencharge mobil mainan remote control miliknya di atas meja dekat tempat tidurnya. Kemudian mobil mainan itu ia tinggal menuju ke Pasar Argosari.
“Kalau mobil mainannya memang biasa dicharge seperti itu, sebelumnya juga tidak ada masalah,” papar Mugiman, Jumat siang.
Lantaran ditinggal sang pemilik, rumah sendiri dalam kondisi sepi. Berselang beberapa saat kemudian, seorang pekerja bangunan yang tengah beraktifitas tak jauh dari rumah korban melihat adanya kepulan asap di atas bangunan rumah Aris. Curiga dengan apa yang dilihatnya, pekerja bangunan yang bernama Sukijan tersebut lantas mendekati lokasi. Saat itulah saksi menyadari bahwa telah terjadi kebakaran di rumah milik Aris.
“Saksi Sukijan kemudian mencari tetangga Aris yang diketahui bernama Rusmiyati, untuk memberitahu bahwa ada kebakaran di rumah korban,” terang Kapolsek.

Keduanya lantas bergegas menuju lokasi kejadian. Saat itu, api telah membesar di ruangan kamar. Sejumlah warga lalu berdatangan ke lokasi kejadian. Sebagian mencoba memadamkan api, sementara beberapa orang lainnya meminta bantuan kepada UPT Pemadam Kebakaran Gunungkidul.
Tak berapa lama, petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi dengan membawa tiga armada. Setelah berjibaku selama kurang dari satu jam, kobaran api berhasil dipadamkan.
“Kami kemudian mendatangi lokasi kejadian, setelah dilakukan olah TKP, sumber api berasal dari mobil-mobilan yang dicharge. Dugaan kuatnya mengalami korsleting,” papar dia.
Beruntung tak sampai ada korban dalam peristiwa ini karena seluruh penghuni sedang tidak ada di rumah. Namun kerusakan akibat kobaran api menghancurkan separuh bagian dari rumah korban. Kerugian sendiri ditaksir mencapai Rp 50 juta.
“Kami imbau masyarakat selalu waspada tidak meninggalkan benda-benda yang bisa berpotensi sebagai sumber api. Sekaligus tak meninggalkan alat elektronik yang terhubung arus listrik saat hendak meninggalkan rumah,” tandasnya.
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
-
Uncategorized2 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
