fbpx
Connect with us

Peristiwa

Gegara Mobil Remote Control, Separuh Rumah Aris Diamuk si Jago Merah

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Rumah milik Aris Mukadin (33) warga Padukuhan Glodogan (001/003), Kalurahan Pulutan, Kapanewon Wonosari hangus dilalap si jago merah, Jumat (08/10/2021) pagi tadi. Akibatnya, korban harus menedrita kerugian hingga puluhan juta rupiah. Diduga kuat, kebakaran ini dipicu oleh korsleting yang terjadi pada mobil mainan Aris.

Kapolsek Kota Wonosari AKBP Mugiman menerangkan, peristiwa ini bermula saat pagi tadi, korban bermaksud mencharge mobil mainan remote control miliknya di atas meja dekat tempat tidurnya. Kemudian mobil mainan itu ia tinggal menuju ke Pasar Argosari.

“Kalau mobil mainannya memang biasa dicharge seperti itu, sebelumnya juga tidak ada masalah,” papar Mugiman, Jumat siang.

Lantaran ditinggal sang pemilik, rumah sendiri dalam kondisi sepi. Berselang beberapa saat kemudian, seorang pekerja bangunan yang tengah beraktifitas tak jauh dari rumah korban melihat adanya kepulan asap di atas bangunan rumah Aris. Curiga dengan apa yang dilihatnya, pekerja bangunan yang bernama Sukijan tersebut lantas mendekati lokasi. Saat itulah saksi menyadari bahwa telah terjadi kebakaran di rumah milik Aris.

“Saksi Sukijan kemudian mencari tetangga Aris yang diketahui bernama Rusmiyati, untuk memberitahu bahwa ada kebakaran di rumah korban,” terang Kapolsek.

Keduanya lantas bergegas menuju lokasi kejadian. Saat itu, api telah membesar di ruangan kamar. Sejumlah warga lalu berdatangan ke lokasi kejadian. Sebagian mencoba memadamkan api, sementara beberapa orang lainnya meminta bantuan kepada UPT Pemadam Kebakaran Gunungkidul.

Tak berapa lama, petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi dengan membawa tiga armada. Setelah berjibaku selama kurang dari satu jam, kobaran api berhasil dipadamkan.

“Kami kemudian mendatangi lokasi kejadian, setelah dilakukan olah TKP, sumber api berasal dari mobil-mobilan yang dicharge. Dugaan kuatnya mengalami korsleting,” papar dia.

Beruntung tak sampai ada korban dalam peristiwa ini karena seluruh penghuni sedang tidak ada di rumah. Namun kerusakan akibat kobaran api menghancurkan separuh bagian dari rumah korban. Kerugian sendiri ditaksir mencapai Rp 50 juta.

“Kami imbau masyarakat selalu waspada tidak meninggalkan benda-benda yang bisa berpotensi sebagai sumber api. Sekaligus tak meninggalkan alat elektronik yang terhubung arus listrik saat hendak meninggalkan rumah,” tandasnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler