fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Gelar Pagelaran Wayang, Dinas Kebudayaan Anggarkan Danais Hingga 1,5 Miliar

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul mendapatkan anggaran penyelenggaraan pewayangan yang bersumber dari dana keistimewaan (danais). Tahun 2018 ini, dinas akan menggelontorkan dana sebesar Rp 1,5 miliar untuk mendukung kegiatan seni dan pelestarian budaya di Gunungkidul, khususnya di dunia pewayangan.

Sekretaris Dinas Kebudayaan Gunungkidul, Siti Isnaini mengatakan, pergelaran wayang ini dimaksudkan untuk meningkatkan apresiasi masyarakat dan melestarikan warisan budaya yang telah diakui tersebut. Selain menjadi kebudayaan yang perlu untuk dilestarikan, pagelaran wayang dari dalang ini bisa sebagai daya tarik objek wisata.

"Dari Rp 8,7 miliar danais yang diterima Dinas Kebudayaan Gunungkidul, Rp 1,5 miliar disiapkan untuk ini," katanya, Jumat (23/02/2018).

Dari jumlah dana tersebut, nantinya akan dibuat pentas pedalangan di 38 titik yang tersebar di Kabupaten Gunungkidul. Selain itu, juga akan ada workshop, serta festival dalang untuk anak dan remaja. Tidak hanya itu saja, dana keistimewaan juga akan disiapkan untuk acara pewayangan saat hari jadi Gunungkidul dan malam tahun baru.

"Bakat-bakat pedalangan di wilayah kita ini banyak sekali yang berpotensi. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan bisa menunjang bakat mereka juga," jelas Siti.

Dia melanjutkan, penampilan seni dan budaya tahun ini diharapkan dapat lebih menonjolkan kreativitas dan inovasi. Hal itu dilakukan agar kesenian yang ditampilkan lebih kreatif, tidak monoton dan tentunya memiliki ciri khas tersendiri.

Dikatakan Siti, Gunungkidul merupakan daerah penghasil dalang yang produktif dibanding daerah lain di DIY. Dengan adanya pagelaran wayang di tahun ini, harapannya bisa menjaga semangat dalam melestarikan profesi dalang serta menghasilkan dalang yang profesional.

"Pementasan dalang yang digelar setiap tahun juga dimaksudkan sebagai pembinaan dalang. Sehingga regenerasi pedalangan di Gunungkidul tidak terputus," jelas dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler