Sosial
Gelombang Tinggi Akan Terjadi di Pantai Selatan, Petugas SAR Siaga Sejak Subuh
Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Libur lebaran nampaknya tak bisa dirayakan oleh para petugas SAR Satlinmas dengan selayaknya. Mereka terhalang tugas yang harus diemban daripada merayakan hari raya ini bersama keluarga. Sejak musim libur lebaran lalu, para petugas SAR bahkan harus lebih keras bekerja mengingat masa-masa tersebut menjadi puncak ramainya wisatawan di kawasan Pantai Selatan Gunungkidul.
Seperti yang dilakukan oleh petugas SAR Satlimas Wilayah II yang harus berjaga sejak subuh untuk mengamankan ribuan wisatawan yang masih terus mendatangi kawasan pantai selatan. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi adanya kecelakaan laut atau hal yang tak diinginkan lainnya. Pasalnya, dalam sepekan ke depan, diperkirakan akan terjadi kenaikan gelombang air laut hingga mencapai 5 meter.
Koordinator SAR Satlinmas Istimewa Korwil II, Marjono memaparkan, wisatawan yang berkunjung di kawasan pantai selatan Gunungkidul hingga kini masih tergolong ramai. Bahkan, menurutnya banyak wisatawan yang menginap atau datang sejak dini hari demi menikmati keindahan Pantai Gunungkidul.
“Wisatawan jam 3 sudah ada yang beraktifitas di pantai,” kata Marjono, Selasa (11/06/2019).
Ia mengatakan, melihat fenomena ini, pihaknya pun harus bersiap diri lebih awal dibanding dengan hari-hari biasa. Sejumlah 57 personil terus disiagakan untuk menjaga para wisatawan yang berkunjung ke pantai selatan.

“Sejak pukul 04.00 WIB 57 orang personil kita siaga. Karena wisatawan saat ini jumlahnya juga banyak seperti libur akhir pekan,” ujar dia.
Ia menjelaskan, kesiapsiagaan anggota SAR sendiri juga dikarenakan adanya perkiraan kenaikan gelombang air laut dalam sepekan ke depan. Menurutnya, kenaikan gelombang air laut akan terjadi mulai Rabu (12/06/2019) esok.
“Dalam sepekan ke depan gelombang air laut akan mencapai 2,5 meter hingga 5 meter. Kamis (13/06/2019) nanti bahkan diperkirakan mencapai 17 feet atau 5 meter,” imbuhnya.
Namun begitu, jika melihat kondisi bulan saat ini air pasang masih akan terjadi di tengah laut. Sehingga tidak begitu berdampak di kawasan tepi pantai dan cukup aman untuk bermain para wisatawan.
“Bulan masih sigar semangka, jangkauannya tidak begitu jauh. Dua hari ini kita sampaikan kepada masyarakat untuk tetap waspada meski saat ini masih aman,” terang Marjono.
Selaim himbauan, pihaknya juga memasang beberapa rambu-rambu peringatan di sejumlah sudut pantai. Hal itu dilakukan agar para wisatawan tidak mendekati zona berbahaya yang telah dipetakan itu.
“Kita pasang rambu-rambu untuk antisipasi terjadinya hal tak diinginkan,” ungkap dia.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized6 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized5 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
